Jember, Crimehunternews.id - RSUD dr. Soebandi terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Jember. Direktur Utama rumah sakit, I Nyoman Semita, menyampaikan beberapa rencana strategis dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi D DPRD Kabupaten Jember. Selasa (3/3/2026)
Menurut Nyoman Semita, besaran jasa pelayanan di RSUD dr. Soebandi saat ini berada di kisaran 28 hingga 30 persen. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan dibanding periode sebelumnya dan pembagiannya dilakukan sesuai regulasi yang berlaku.
“Sistem pembagian jasa pelayanan telah disesuaikan dengan aturan yang ada sehingga transparan dan adil bagi seluruh tenaga medis,” ujar Nyoman dalam RDP yang digelar di ruang anggota DPRD.
Salah satu isu utama yang dibahas adalah keterbatasan alat hemodialisis. Saat ini, RSUD dr. Soebandi memiliki sekitar 70 unit, sementara kebutuhan ideal untuk menangani pasien gagal ginjal diperkirakan mencapai 270 unit.
Nyoman menegaskan pihak rumah sakit berencana menambah 20 unit alat hemodialisis baru. Selain itu, rumah sakit juga sedang menjajaki kemungkinan kerja sama operasional dengan pihak lain agar kapasitas dapat meningkat hingga sekitar 100 unit dalam waktu dekat.
Langkah ini dianggap realistis dan sejalan dengan kemampuan anggaran rumah sakit. “Kami melakukan penambahan secara bertahap untuk memastikan setiap unit dapat digunakan secara optimal,” tambah Nyoman.
Selain itu, RDP juga membahas rencana pembangunan gedung layanan tambahan. Gedung baru ini diharapkan dapat menampung lebih banyak pasien dan mendukung layanan kesehatan yang lebih modern.
Penguatan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi fokus utama. RSUD dr. Soebandi berencana menambah tenaga medis dan staf pendukung agar pelayanan bisa lebih efisien dan profesional.
"Langkah ini dianggap penting untuk memastikan RSUD dr. Soebandi mampu memberikan layanan kesehatan yang lebih lengkap dan berkualitas bagi masyarakat Jember," pungkasnya. (*)
