Krisis Air Bersih Pascabanjir, PAN Jember Turun Langsung Bantu Warga Sumberjo


Jember, Crimehunternews.id - Dampak banjir yang melanda Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, tak hanya merendam rumah warga, tetapi juga memicu krisis air bersih. Ribuan warga Dusun Sumberjo, Desa Glundengan, kini kesulitan mendapatkan air layak konsumsi.


Air sumur yang sebelumnya menjadi sumber utama kebutuhan sehari-hari berubah keruh dan bercampur lumpur. Warga terpaksa menunggu bantuan distribusi air bersih sambil membersihkan rumah dari sisa genangan.


Sebagai bentuk kepedulian, DPD PAN Jember mengerahkan satu unit truk tangki berisi air bersih pada Selasa (17/2/2026). Bantuan tersebut disalurkan langsung ke titik-titik terdampak.


Ketua DPD PAN Jember, Abdus Salam, menyebut kebutuhan air bersih menjadi prioritas utama pascabanjir. Ia meminta kader di tingkat kecamatan untuk aktif membantu warga.


Ia menuturkan, banjir di wilayah tersebut memang rutin terjadi saat musim hujan. Namun kali ini ketinggian air mencapai lebih dari satu meter, menyebabkan kerusakan dan dampak lebih luas dibanding tahun-tahun sebelumnya.


"Selain distribusi air bersih, masyarakat juga berharap adanya solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir tahunan. Warga menginginkan perbaikan sistem drainase dan normalisasi aliran sungai," ujar Abdus Salam 


Pemkab Jember di bawah kepemimpinan Muhammad Fawait terus berupaya mempercepat penanganan dampak bencana. Sejumlah bantuan logistik dan layanan kesehatan turut disalurkan.


Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember, banjir berdampak pada 7.445 kepala keluarga di 23 desa dan 10 kecamatan. Satu korban jiwa dilaporkan meninggal akibat tersengat arus listrik.


Banjir dipicu meluapnya aliran Sungai Bedadung dan Sungai Dinoyo yang berhulu di Pegunungan Argopuro. Intensitas hujan tinggi membuat debit air melonjak hingga menggenangi permukiman warga. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler