Jember, Crimehunternews.id - Kerusakan jalan di Dusun Panggul Mlati, Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, akhirnya diperbaiki secara swadaya oleh warga bersama Laskar Jahanam dan Kelompok Masyarakat Peduli Kepanjen (KPMK). Aksi kerja bakti itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan yang selama ini mengeluhkan kondisi berlubang, dan membahayakan. Senin (16/2/2026)
Kegiatan pengurukan dilakukan di sejumlah titik yang mengalami kerusakan cukup parah. Warga tampak bergotong royong membawa material urukan untuk menutup lubang yang kerap tergenang air saat hujan turun.
Ketua Laskar Jahanam, Dwi Agus, mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan respons atas keresahan masyarakat yang sudah lama menunggu perbaikan. Menurutnya, kondisi jalan yang rusak tidak bisa terus dibiarkan karena berisiko menimbulkan kecelakaan.
Ia menjelaskan, Laskar Jahanam yang selama ini dikenal aktif dalam pendampingan dan advokasi hukum, juga memiliki komitmen terhadap isu sosial dan lingkungan. Keterlibatan dalam kerja bakti ini menjadi bukti bahwa Laskar Jahanam tidak hanya bergerak di bidang hukum.
“Jalan ini merupakan akses utama warga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Kalau tidak segera ditangani, kerusakan akan semakin melebar,” ujar Dwi di sela kegiatan.
Dwi mengungkapkan, jalan yang diperbaiki tersebut diketahui menjadi jalur penghubung penting bagi masyarakat Desa Kepanjen. Selain digunakan sebagai akses utama antarwilayah, jalan itu juga menjadi rute anak-anak menuju sekolah dan akses warga menuju tempat ibadah.
"Saat musim hujan, kondisi jalan disebut semakin memprihatinkan. Lubang yang tertutup genangan air membuat pengendara kesulitan memperkirakan kedalaman jalan, sehingga rawan menyebabkan kecelakaan," tandasnya.
Sementara itu Ketua KPMK, Arif, yang juga anggota Laskar Jahanam Korwil 6, menyampaikan bahwa warga sudah beberapa kali mengajukan perbaikan jalan tersebut. Namun hingga kini belum ada realisasi pengerjaan secara permanen.
"Masyarakat merasa lelah karena pengajuan perbaikan disebut sudah dilakukan berulang kali. Ia menegaskan bahwa kerja bakti ini murni inisiatif warga yang ingin memastikan keselamatan bersama," kata Arif
Warga berharap aksi swadaya tersebut dapat menjadi perhatian pihak terkait agar segera dilakukan perbaikan permanen. Pasalnya, pengurukan hanya bersifat sementara dan berpotensi rusak kembali apabila diguyur hujan deras.
"Melalui kegiatan ini, Laskar Jahanam dan KPMK ingin menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan dengan tindakan nyata. Gotong royong tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa keselamatan pengguna jalan adalah tanggung jawab bersama," pungkasnya. (*)
