Crimehunternews, Jember – Kegiatan silaturahmi yang dilaksanakan di aula bersama Dandim 0824/Jember tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi dengan para ulama Jember. Dalam kesempatan tersebut, sejumlah tokoh agama menyampaikan pandangan dan keprihatinan terhadap kondisi generasi muda saat ini, Sabtu (10/01/26).
Salah satu ulama yang hadir, Kyai Mukit Arif, mantan Wakil Bupati Jember pada era Bupati Faida, menyuarakan keprihatinannya terhadap mudahnya generasi muda terpengaruh oleh media sosial dan pergaulan bebas. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan serius bagi masa depan bangsa jika tidak diimbangi dengan penguatan nilai moral dan adab.
“Kondisi ini sangat memprihatinkan. Anak-anak muda kita begitu mudah terpengaruh oleh media sosial dan lingkungan pergaulan. Oleh karena itu, menjadi tugas kami para ulama untuk bersama-sama membangun dan menanamkan adab kepada generasi bangsa,” ujar Kyai Mukit Arif.
Melalui kegiatan silaturahmi ini, diharapkan terjalin sinergi antara TNI, ulama, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan serta membina generasi muda agar memiliki karakter, akhlak, dan adab yang kuat demi masa depan bangsa.
Ia juga menyoroti maraknya peredaran minuman keras dan narkoba yang dinilai sudah tidak lagi dianggap tabu di tengah masyarakat akibat bebasnya pergaulan. Kondisi tersebut, menurutnya, sangat mengkhawatirkan karena dapat merusak moral serta menghancurkan masa depan generasi muda.
“Minuman keras saat ini sudah tidak lagi menjadi hal yang tabu, peredaran narkoba pun semakin meluas. Ini semua sangat berbahaya dan dapat menghancurkan masa depan anak-anak kita,” tegasnya.
Oleh karena itu, Kyai Mukit Arif mengajak seluruh elemen, khususnya para ulama, TNI, dan Polri, untuk bergandeng tangan dalam memberantas peredaran minuman keras, narkoba, serta segala bentuk perilaku menyimpang yang dapat merusak masa depan generasi bangsa.
Sinergi antara tokoh agama, aparat keamanan, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bermoral, sekaligus menjadi benteng kuat dalam menjaga generasi muda dari pengaruh negatif zaman.(AE)
