Jember, Crimehunternews.com - Satlantas Polres Jember terus mengembangkan pola pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui program “Polantas Menyapa”. Kegiatan yang digelar pada Kamis (4/9/2026) tersebut menjadi wadah komunikasi antara polisi dan warga untuk membahas berbagai persoalan lalu lintas yang terjadi di Kabupaten Jember.
Dalam kegiatan itu, masyarakat dapat menyampaikan secara langsung berbagai keluhan yang mereka temui saat beraktivitas di jalan raya. Persoalan seperti kemacetan, kondisi ruas jalan, fasilitas pendukung lalu lintas hingga sejumlah kendala yang mengganggu kenyamanan pengguna jalan menjadi bagian dari aspirasi yang disampaikan warga.
Kasatlantas Polres Jember AKP Ade Andini mengatakan, keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib. Menurutnya, informasi yang disampaikan warga dapat memberikan gambaran mengenai situasi lalu lintas secara langsung di lapangan.
“Masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam evaluasi kami. Setiap informasi yang diterima akan menjadi bahan untuk menentukan langkah pelayanan dan penanganan, termasuk lokasi yang membutuhkan perhatian lebih dalam pengaturan lalu lintas,” ujar AKP Ade Andini.
Selain menampung aspirasi, Satlantas Polres Jember juga memanfaatkan program tersebut untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berkendara. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas terus didorong sebagai salah satu langkah untuk menekan angka pelanggaran dan mencegah terjadinya kecelakaan.
Program “Polantas Menyapa” sekaligus menjadi sarana membangun komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat. Dengan adanya ruang dialog yang terbuka, warga diharapkan tidak hanya menjadi penerima pelayanan, tetapi juga ikut berperan dalam memberikan informasi serta menjaga ketertiban lalu lintas di wilayahnya.
Satlantas Polres Jember berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menciptakan lalu lintas yang aman, lancar, dan nyaman. "Pendekatan humanis melalui komunikasi langsung diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik sekaligus mendorong terbentuknya budaya tertib dan keselamatan berlalu lintas di Kabupaten Jember," tuturnya. (Nang)
