Jember, Crimehunternews.com – Satlantas Polres Jember terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas melalui program Polantas Menyapa. Kegiatan yang dilaksanakan pada (5/9/2026) itu menyasar pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan memberikan pembekalan sebelum mereka berkendara secara mandiri di jalan raya.
Edukasi tersebut dikemas melalui coaching clinic yang tidak hanya mengandalkan penyampaian materi, tetapi juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempraktikkan teknik berkendara yang aman. Langkah ini dilakukan agar pemohon SIM tidak sekadar memahami aturan secara teori, namun mampu menerapkannya saat berada di jalan.
Kasatlantas Polres Jember AKP Ade Andini mengatakan, pembinaan kepada pemohon SIM merupakan bagian penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini. Menurutnya, pengendara yang memiliki pengetahuan dan keterampilan memadai akan lebih siap menghadapi berbagai situasi selama berkendara.
Dalam sesi teori, petugas memberikan sejumlah materi mulai dari pemahaman rambu-rambu lalu lintas, tata cara berkendara yang benar, hingga etika dalam berinteraksi dengan sesama pengguna jalan. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengutamakan keselamatan dibandingkan sekadar mengejar kecepatan atau kepentingan pribadi.
Setelah pembekalan teori, peserta diarahkan mengikuti praktik berkendara untuk mengetahui penerapan teknik yang sesuai ketentuan. Petugas juga memberikan kesempatan berdiskusi sehingga berbagai pertanyaan maupun kendala yang berkaitan dengan keselamatan berkendara dapat dibahas secara langsung.
AKP Ade Andini menegaskan bahwa kepemilikan SIM bukan hanya persoalan memenuhi persyaratan administrasi. Setiap pengendara harus memiliki pengetahuan, keterampilan, serta sikap disiplin dan bertanggung jawab agar mampu menciptakan situasi lalu lintas yang lebih aman bagi dirinya maupun pengguna jalan lainnya.
Melalui program Polantas Menyapa, Satlantas Polres Jember berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan lalu lintas terus meningkat. "Pembinaan yang dilakukan secara konsisten diharapkan mampu menekan potensi pelanggaran dan kecelakaan sekaligus mewujudkan lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan nyaman," pungkasnya. (Nang)
