BPJS Ketenagakerjaan Dorong Perlindungan Pekerja Dapur Gizi SPPG di Jember

Foto : Kepala kantor cabang Dadang (Humas BPJS ketenagakerjaan Cabang Jember)

CRIMEHUNTERNEWS.COM, JEMBER – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jember memperkuat upaya perlindungan tenaga kerja dengan menggelar sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada jajaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Jember. Diikuti para kepala kantor SPPG dari berbagai kecamatan sebagai langkah awal memastikan pekerja dan relawan di dapur gizi mendapatkan perlindungan kerja.

Sosialisasi tersebut menekankan pentingnya jaminan sosial bagi para tenaga kerja yang terlibat langsung dalam operasional dapur SPPG, mulai dari proses produksi hingga distribusi makanan bergizi bagi masyarakat.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jember, Dadang Komarudin, menegaskan bahwa program pemenuhan gizi tidak hanya berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga menyangkut keselamatan dan kesejahteraan para pekerja yang terlibat di dalamnya.

“Program pemenuhan gizi ini melibatkan banyak tenaga kerja, baik yang berada di tingkat yayasan maupun di dapur SPPG. Karena itu, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi sangat penting agar para pekerja memiliki rasa aman dalam menjalankan tugasnya,” ujar Dadang saat di konfirmasi oleh awak media, minggu (08/03/26).

Ia menambahkan, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi yayasan maupun pengelola dapur SPPG memiliki dasar hukum yang jelas dalam regulasi ketenagakerjaan. Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperluas cakupan perlindungan bagi pekerja, termasuk pekerja sosial dan relawan.

“Melalui sinergi dengan Badan Gizi Nasional, kami berharap seluruh ekosistem pelayanan pemenuhan gizi dapat berjalan seimbang. Tidak hanya fokus pada pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga memastikan tenaga kerja yang terlibat mendapatkan perlindungan yang layak,” tegasnya.

SPPG sendiri merupakan unit operasional di bawah Badan Gizi Nasional (BGN) yang berfungsi sebagai dapur komunitas untuk memproduksi dan mendistribusikan makanan bergizi bagi masyarakat. Program ini mendukung peningkatan kesehatan anak sekolah dan ibu hamil sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi lokal melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga :

https://www.crimehunternews.com/2026/03/pemkab-jember-dan-bpjs-ketenagakerjaan.html

Sosialisasi ini juga merupakan tindak lanjut dari surat resmi BGN yang menginstruksikan agar seluruh pekerja dan relawan yang terlibat dalam operasional dapur SPPG didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Langkah tersebut bertujuan memberikan perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja maupun risiko sosial lainnya.

Menurut Dadang, aktivitas operasional di dapur SPPG memiliki tingkat risiko yang tidak bisa diabaikan.

“Para pekerja di SPPG memiliki jam kerja yang cukup panjang dengan aktivitas produksi yang padat. Kondisi ini tentu memiliki potensi risiko kerja, sehingga perlindungan jaminan sosial menjadi kebutuhan mendasar,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, jenis perlindungan yang tersedia, hingga mekanisme pendaftaran bagi pekerja dan relawan di lingkungan SPPG.

Para kepala SPPG yang hadir juga menyatakan komitmen untuk memastikan seluruh tenaga kerja dan relawan yang terlibat dalam operasional dapur gizi segera didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Melalui langkah ini, diharapkan seluruh SPPG di Kabupaten Jember dapat segera memberikan perlindungan kerja yang memadai bagi para pekerjanya, sehingga program pemenuhan gizi nasional dapat berjalan optimal sekaligus aman bagi para pelaksana di lapangan. (AE)

Redaksi

membantu masyarakat mendapat informasi terbaru seputaran Jember dan sekitarnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler