Laskar Jahanam Tegaskan Dukungan Penuh Penutupan Tambang Ilegal di Jember Demi Kelestarian Lingkungan


Jember, Crimehunternews.id - Aktivitas tambang galian batuan ilegal di Desa Sebanen, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, akhirnya resmi ditutup setelah melalui proses investigasi yang dilakukan LSM AMPUH Besuki Raya bersama aparat kepolisian. Penutupan ini menjadi langkah tegas dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat setempat. Jum'at (27/2/2026)

Proses penertiban tersebut mendapat pengawalan langsung dari jajaran Polres Jember guna memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif. Aparat kepolisian turut memastikan tidak ada perlawanan maupun gangguan selama proses penutupan berlangsung.

Dukungan kuat juga datang dari Laskar Jalinan Hati Anak Manusia (Jahanam). Organisasi masyarakat tersebut menyatakan komitmennya untuk berdiri di garda terdepan dalam mendukung upaya penyelamatan lingkungan dari aktivitas eksploitasi ilegal yang merugikan masyarakat.

Ketua Laskar Jahanam, Dwi Agus, menegaskan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan LSM AMPUH Besuki Raya. Menurutnya, tindakan tersebut adalah bentuk kepedulian nyata terhadap kelestarian alam sekaligus perlindungan terhadap hak masyarakat atas lingkungan yang sehat.

Ia menjelaskan, dampak paling nyata dari aktivitas tambang ilegal tersebut adalah kerusakan infrastruktur jalan desa di wilayah Sebanen. "Jalan yang sebelumnya menjadi akses utama warga untuk beraktivitas sehari-hari kini mengalami kerusakan parah akibat tingginya intensitas kendaraan berat pengangkut material tambang," kata Dwi Agus.

Tak hanya itu, Dwi Agus mengungkapkan, bahwa aktivitas pertambangan tanpa izin tersebut juga dinilai berpotensi memicu bencana alam. Kondisi geografis wilayah yang cukup rentan membuat eksploitasi tanpa pengawasan berisiko menimbulkan tanah longsor maupun banjir yang dapat membahayakan keselamatan warga.

Menurut Dwi Agus, jika praktik tambang ilegal dibiarkan terus berlangsung, maka kerugian yang ditimbulkan tidak hanya bersifat materiil, tetapi juga dapat mengancam keberlangsungan lingkungan hidup dalam jangka panjang. Karena itu, langkah penutupan ini dinilai sebagai bentuk pencegahan dini yang sangat penting.

"Laskar Jahanam pun menyatakan dukungan penuh terhadap penegakan hukum bagi pihak-pihak yang terlibat dalam aktivitas tambang ilegal. Mereka berharap aparat berwenang dapat menindak tegas oknum yang tidak bertanggung jawab demi memberikan efek jera," tegasnya.

Penutupan tambang ilegal di Desa Sebanen ini diharapkan menjadi peringatan sekaligus momentum bersama untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. "Sinergi antara LSM, aparat penegak hukum, dan elemen masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian alam dan melindungi keselamatan generasi mendatang," pungkasnya. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler