Jember, Crimehunternews.com - Polres Jember terus berinovasi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas. Melalui program bertajuk “Polantas Menyapa”, jajaran kepolisian menghadirkan pendekatan edukatif yang lebih komunikatif kepada para calon pengendara. Kegiatan ini digelar di ruang ujian teori Satlantas Polres Jember pada Sabtu (20/2/2026).
Program tersebut menyasar para pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sedang mengikuti tahapan ujian teori. Alih-alih hanya menerima materi secara satu arah, peserta diajak berdialog langsung dengan petugas kepolisian. Suasana interaktif ini diharapkan mampu menciptakan pemahaman yang lebih mendalam mengenai aturan dan etika berlalu lintas.
Dalam sesi tersebut, peserta diberi ruang untuk mengajukan pertanyaan seputar rambu-rambu, tata cara berkendara yang benar, hingga risiko pelanggaran di jalan raya. Petugas pun memberikan penjelasan secara lugas dengan bahasa yang mudah dipahami. Pendekatan yang santai namun tetap serius membuat peserta lebih nyaman dan tidak merasa tertekan.
Kasatlantas Satlantas Polres Jember, Bernadus Bagas Simamarta, menjelaskan bahwa “Polantas Menyapa” dirancang sebagai sarana membangun komunikasi dua arah antara polisi dan masyarakat. Menurutnya, edukasi yang efektif bukan hanya soal penyampaian materi, tetapi juga membangun kesadaran melalui interaksi yang terbuka.
Ia menegaskan bahwa pembentukan budaya tertib berlalu lintas harus dimulai sejak seseorang pertama kali mengurus SIM. Dengan bekal pemahaman yang kuat, para calon pengendara diharapkan mampu menjadi contoh dalam menciptakan keselamatan di jalan.
Lebih jauh, pihaknya menilai bahwa penegakan hukum semata tidak cukup untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan. "Pendekatan humanis melalui edukasi dan komunikasi dinilai menjadi kunci dalam menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama demi terciptanya keamanan dan keselamatan berlalu lintas di wilayah Jember," pungkasnya. (Nang)
