Polres Jember Tingkatkan Edukasi Keselamatan melalui Program "Polantas Menyapa" dalam Operasi Zebra Semeru 2025


Jember - Upaya meningkatkan kesadaran berlalu lintas terus dilakukan Polres Jember melalui pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025. Kegiatan yang berlangsung serentak di seluruh jajaran Polda Jawa Timur ini difokuskan untuk menciptakan situasi jalan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Operasi yang digelar sejak 17 hingga 30 November 2025 tersebut kini memasuki hari kesepuluh. Di wilayah Jember, petugas telah menemukan 90 pelanggaran, terdiri dari 87 teguran dan 3 pelanggaran yang berujung penindakan tilang. Temuan ini menjadi catatan penting bagi kepolisian bahwa edukasi kepada masyarakat perlu semakin ditingkatkan. Kamis (27/11/2025)

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Operasi Zebra Semeru 2025 tidak hanya menitikberatkan pada penindakan. Petugas juga mengedepankan pendekatan humanis melalui program “Polantas Menyapa”, yang mengajak pengendara untuk lebih memahami pentingnya keselamatan di jalan raya.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Jember, AKP Bernadus Bagas Simamarta, dan melibatkan personel gabungan dari Satlantas Polres Jember, UPT Samsat Barat, Bapenda, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Jember. Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.

Kasatlantas Polres Jember AKP Bernadus Bagas Simarmata menyampaikan, sasaran utama operasi meliputi pelanggaran kasat mata seperti tidak menggunakan helm, melanggar rambu lalu lintas, hingga kendaraan yang tidak dilengkapi kelengkapan standar. Pemeriksaan surat-surat kendaraan juga turut dilakukan untuk memastikan legalitas kendaraan yang beroperasi di jalan.

"Tujuan utama operasi bukan sekadar menindak, tetapi memberi pemahaman kepada masyarakat bahwa keselamatan harus menjadi prioritas. Setiap langkah petugas, katanya, dilakukan secara terukur dengan pendekatan ramah dan bersifat edukatif," ujar AKP Bagas.

Selama operasi berlangsung, banyak pengendara yang hanya diberikan teguran karena melakukan pelanggaran ringan. Petugas juga menyempatkan berdialog dengan masyarakat, mendengarkan alasan mereka, dan memberikan saran terkait cara berkendara yang lebih aman.

AKP Bagas mengungkapkan, bahwa salah satu fokus edukasi yang terus disampaikan ialah pentingnya penggunaan helm berstandar SNI. Petugas masih sering menemukan pengendara yang menggunakan helm tidak sesuai standar atau bahkan tidak mengenakannya sama sekali, sebuah kebiasaan yang dinilai masih perlu diperbaiki.

Imbauan juga diberikan kepada pengendara yang kedapatan menggunakan ponsel saat berkendara. Menurut AKP Bagas, perilaku tersebut sangat berbahaya karena dapat mengalihkan konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Selain itu, masyarakat juga diminta memastikan kendaraan dalam kondisi lengkap, baik dari sisi lampu, spion, maupun kelengkapan surat-surat. Hal ini bukan sekadar memenuhi persyaratan hukum, melainkan bagian dari langkah untuk menjaga keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.

Dengan pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025, Satlantas Polres Jember berharap tingkat disiplin masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat. "Melalui kesadaran bersama, angka kecelakaan di Kabupaten Jember diharapkan dapat terus ditekan sehingga jalan raya menjadi ruang yang aman bagi seluruh pengguna," pungkasnya. (Nang)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler