Foto : 81 Atlet Wushu Jember mengikuti KEJURPROV Wushu Di Jawa Timur
CRIMEHUNTERNEWS, JEMBER – Semangat mengharumkan nama daerah ditunjukkan para atlet Wushu Garuda Jember dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Wushu Jawa Timur dan Open Wushu Piala Wali Kota Kediri 2026. Tak hanya berjuang meraih prestasi di arena pertandingan, kontingen Jember juga berhasil menunjukkan daya saingnya di tengah persaingan atlet dari berbagai daerah.
Berdasarkan rekapitulasi perolehan medali Kejurprov Jawa Timur 2026, Kabupaten Jember menempati posisi runner-up atau peringkat kedua, dengan raihan 37 medali emas, 45 perak, dan 28 perunggu. Total 110 medali tersebut menjadi pencapaian yang membanggakan bagi perkembangan olahraga Wushu di Jember.
Jember berada di bawah Kota Surabaya yang memimpin klasemen dengan 100 medali emas, 62 perak, dan 63 perunggu. Sementara itu, Kota Malang menempati posisi berikutnya dengan raihan 35 emas, 28 perak, dan 28 perunggu.
Capaian tersebut menjadi gambaran kerja keras para atlet, pelatih, serta seluruh pihak yang mendukung pembinaan Wushu di Kabupaten Jember. Hasil ini sekaligus memperlihatkan bahwa atlet daerah memiliki potensi besar untuk bersaing dan meraih prestasi di tingkat provinsi.
Sebelumnya, Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Wushu Jember, Bambang Siswanto, yang akrab disapa Kwang, melepas kontingen Wushu Garuda Jember di kediamannya, Kamis (15/10/2026). Sebanyak 81 atlet diberangkatkan untuk mengikuti Kejurprov Wushu Jawa Timur dan Open Wushu Piala Wali Kota Kediri 2026 yang berlangsung pada 16–18 Oktober 2026 di GOR Jayabaya, Kediri.
Dalam kesempatan tersebut, Bambang berpesan agar para atlet bertanding dengan penuh semangat, percaya diri, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi lawan.
“Terus semangat, jangan mau kalah, dan harus yakin bahwa Jember mampu bersaing di level atas dalam Kejurprov Jawa Timur ini,” pesannya.
Ia juga mengingatkan para atlet untuk menjunjung tinggi sportivitas. Baginya, perjuangan seorang atlet bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga kedisiplinan, keberanian, dan sikap menghormati lawan.
Dari total 81 atlet yang tergabung dalam kontingen, sebanyak 69 atlet mengikuti Kejurprov Wushu Jawa Timur, sedangkan 57 atlet berlaga di Open Wushu Piala Wali Kota Kediri 2026. Sejumlah atlet mengikuti kedua kejuaraan tersebut.
Para atlet didampingi tiga pelatih, yakni Hodoifah, Alifah Novrina, dan Naufal, serta dua official, Sri Wahyuni dan Ivanna Seiline.
Posisi runner-up yang diraih Jember menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet. Prestasi ini diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian sesaat, tetapi menjadi pijakan untuk meraih hasil yang lebih baik pada kejuaraan berikutnya.
Di balik setiap medali, ada proses latihan, pengorbanan, dan semangat untuk terus berkembang. Perjuangan para atlet Wushu Garuda Jember pun menjadi bukti bahwa dengan kerja keras dan dukungan bersama, potensi olahraga daerah mampu bersaing di tingkat Jawa Timur.(AE)

