Jember, Crimehunternews.com – SDN Jenggawah 01, Kabupaten Jember, memperoleh program revitalisasi sekolah yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp1,518 miliar. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan melalui perbaikan bangunan lama dan pembangunan sejumlah fasilitas baru.
Kepala SDN Jenggawah 01, Retnaningsih, menyampaikan bahwa revitalisasi tersebut menjadi kesempatan untuk memperbaiki kondisi sarana dan prasarana sekolah. Pihaknya berharap seluruh pekerjaan yang dilaksanakan dapat menunjang kenyamanan siswa serta mendukung kelancaran proses belajar mengajar. Rabu (14/10/2026)
Dalam program tersebut, terdapat sembilan ruang atau bangunan yang masuk dalam pekerjaan rehabilitasi. Rinciannya meliputi enam ruang kelas, dua ruang administrasi, serta satu rumah dinas yang menjadi bagian dari fasilitas sekolah.
Selain rehabilitasi bangunan, pekerjaan juga mencakup perbaikan empat kamar mandi. Fasilitas sanitasi tersebut menjadi bagian penting dalam menunjang kebersihan dan kenyamanan siswa, guru, serta tenaga kependidikan selama beraktivitas di lingkungan sekolah.
Retnaningsih menjelaskan, program revitalisasi tidak hanya berfokus pada perbaikan bangunan yang sudah ada. Sekolah juga mendapatkan pembangunan dua fasilitas baru, yakni satu ruang perpustakaan dan satu ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS).
Keberadaan perpustakaan baru diharapkan dapat menjadi sarana pendukung pembelajaran sekaligus meningkatkan ketertarikan siswa terhadap kegiatan membaca. Dengan fasilitas yang memadai, siswa diharapkan semakin mudah mengakses bahan bacaan untuk memperluas wawasan dan pengetahuan.
Sementara itu, pembangunan ruang UKS diharapkan dapat meningkatkan dukungan pelayanan kesehatan dasar bagi peserta didik. Fasilitas tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan kesehatan siswa ketika berada di lingkungan sekolah.
Di luar pekerjaan rehabilitasi dan pembangunan gedung, revitalisasi SDN Jenggawah 01 juga mencakup penataan lingkungan dengan anggaran sebesar Rp150 juta. Penataan ini diharapkan mampu menciptakan suasana sekolah yang lebih tertib, nyaman, dan mendukung kegiatan pendidikan.
Pengadaan mebeler juga menjadi bagian dari peningkatan sarana sekolah dengan alokasi anggaran sebesar Rp163 juta. Perlengkapan tersebut diperuntukkan bagi empat ruang kelas dan dua ruang administrasi agar kebutuhan furnitur untuk kegiatan pembelajaran dan pelayanan sekolah dapat terpenuhi.
Dalam pelaksanaan revitalisasi, pihak sekolah turut memberikan ruang bagi tenaga kerja dari masyarakat sekitar untuk berpartisipasi. Keterlibatan warga lokal tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi masyarakat dalam mendukung pembangunan fasilitas pendidikan di wilayahnya.
Partisipasi tenaga kerja setempat diharapkan memberikan manfaat tambahan bagi perekonomian warga. Dengan adanya kesempatan kerja selama proyek berlangsung, program revitalisasi tidak hanya berdampak pada sektor pendidikan, tetapi juga memberikan peluang pendapatan bagi masyarakat sekitar sekolah.
Program tersebut mendapat tanggapan positif dari para wali murid. Mereka menyambut baik perbaikan dan penambahan fasilitas karena sarana pendidikan yang layak dinilai dapat membantu anak-anak belajar dengan lebih nyaman dan meningkatkan semangat mengikuti pelajaran.
Retnaningsih berharap seluruh rangkaian revitalisasi dapat terlaksana dengan baik dan menghasilkan fasilitas yang bermanfaat dalam jangka panjang. Ia juga mengharapkan dukungan dari tenaga pelaksana, masyarakat, dan wali murid agar sarana yang tersedia dapat dijaga serta dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Jember. (*)
