Safari Ramadhan NasDem di Jember Diwarnai Pengembalian Pataka dan Sorotan Internal Kader


Jember, Crimehunternews.id - Kunjungan pengurus DPP dan DPW Partai NasDem Jawa Timur dalam agenda Safari Ramadhan di Kabupaten Jember, Minggu (1/3/2026) malam, diwarnai dinamika internal partai. Kegiatan yang semula berlangsung khidmat itu berubah menjadi momentum penyampaian aspirasi dari sejumlah kader di tingkat bawah.


Sejumlah pengurus PAC yang sebelumnya melayangkan mosi tidak percaya kepada DPD NasDem Jember memanfaatkan kehadiran elite pusat untuk menyerahkan surat klarifikasi. Mereka ingin memastikan apakah surat yang telah dikirim beberapa waktu lalu benar-benar diproses oleh DPP.


Mursid, mantan Ketua PAC NasDem Sumbersari, mengatakan pihaknya sengaja datang untuk menemui langsung jajaran pengurus pusat. Ia berharap ada ruang dialog terbuka agar persoalan internal yang dinilai berlarut-larut dapat segera menemukan titik terang.


Menurutnya, komunikasi sebelumnya menyebutkan bahwa persoalan tersebut akan dibahas saat kunjungan ke Jember. Namun, ia mengaku kecewa karena tidak mendapat kesempatan berdialog langsung dengan Wakil Ketua Umum DPP NasDem yang hadir dalam rombongan.


Akhirnya, surat klarifikasi itu diserahkan kepada Ketua DPP Bidang Kaderisasi dan Politik. Mursid menyebut langkah tersebut sebagai bentuk keseriusan kader di bawah dalam memperjuangkan perbaikan tata kelola organisasi di tingkat daerah.


Di waktu yang hampir bersamaan, KH. Syaiful Rizal atau Gus Syef turut menjadi perhatian dalam agenda tersebut. Ia mengembalikan Pataka Ormas Nasional Demokrat kepada pengurus DPP sebagai bentuk sikap atas kondisi partai di Jember.


Gus Syef merupakan tokoh yang pertama kali menerima Pataka Ormas Nasional Demokrat di Jember, jauh sebelum terbentuknya struktur partai secara formal. Ia menilai simbol kebanggaan organisasi itu kini telah kehilangan makna di tengah dinamika internal yang terjadi.


Selain itu, ia juga menyampaikan kekecewaan terhadap pengurus DPD NasDem Jember. Namanya disebut masih tercantum sebagai pengurus, namun ia mengaku tidak pernah menerima SK kepengurusan maupun undangan resmi dalam kegiatan Safari Ramadhan tersebut.


Bagi Gus Syef, situasi itu menunjukkan adanya persoalan komunikasi dan etika organisasi yang perlu dibenahi. Ia menegaskan kedatangannya murni atas inisiatif pribadi demi menyampaikan langsung aspirasi kepada pengurus pusat.


Sementara Jumadi Made, yang juga mantan Caleg Partai Nasdem Jember menilai, bahwa pengunduran diri sesepuh ormas Nasional Demokrat, yang notabene adalah cikal bakal berdirinya Partai Nasdem di Jember, adalah bentuk kemunduran partai.


Dirinya tidak yakin Partai Nasdem di Jember akan kembali jaya, selama tidak adanya perubahan ditubuh pengurus DPD Nasdem Jember, terlebih anak dari ketua DPD yang juga anggota dewan tersangkut kasus korupsi.


"Kami melihat, pengembalian bendera Pataka dari Gus Syef ke pengurus DPP, adalah sebuah tamparan dan peringatan, bahwa kondisi Partai Nasdem di Jember tidak sedang baik-baik saja, DPP harus bertindak, kalau ini dibiarkan, maka Partai Nasdem bisa hancur," pungkasnya. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler