Satgas Pangan Polres Jember Pastikan Stok LPG 3 Kg Aman, Warga Diminta Tetap Tenang

 

Foto : Kanit Tipidter Polres Jember Ipda Harry Sasongko di tempat agen gas Elpiji 

Crimehunternews, Jember– Isu kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (LPG subsidi) yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial langsung direspon cepat oleh Satgas Pangan Polres Jember. Pada Kamis (29/01/2026), tim gabungan turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi distribusi LPG tetap aman dan terkendali.

Pengecekan dilakukan di sejumlah agen dan pangkalan LPG di wilayah Tegal Besar, Kabupaten Jember. Kegiatan ini melibatkan Satgas Pangan Polres Jember bersama Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kabupaten Jember sebagai bentuk perlindungan terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Salah satu lokasi yang menjadi sasaran pengecekan adalah Agen Dwi Putera Kencana Bhakti yang beralamat di Jalan Teuku Umar V No. 41, Kelurahan Tegal Besar. Dari hasil pemeriksaan di lapangan, tim tidak menemukan adanya indikasi kelangkaan maupun penimbunan LPG 3 kilogram.

Pihak agen memastikan bahwa stok LPG subsidi di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Distribusi juga dilaporkan berjalan normal tanpa kendala berarti.



Kasat Reskrim Polres Jember AKP Angga Riatma melalui Kanit Tipidter Ipda Harry Sasono menjelaskan bahwa secara umum distribusi LPG di wilayah perkotaan Jember masih berjalan lancar. Namun demikian, pihaknya mencatat masih minimnya keberadaan pangkalan resmi di wilayah pedesaan, sehingga berdampak pada keterbatasan akses masyarakat desa terhadap LPG subsidi.

“Distribusi di dalam kota relatif aman, namun di desa memang masih perlu perhatian khusus karena belum meratanya pangkalan resmi,” ungkapnya.

Untuk itu, Satreskrim Polres Jember menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jember serta Pertamina guna mendorong penambahan pangkalan LPG, agar distribusi gas subsidi dapat dirasakan secara adil dan merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Satgas Pangan juga mengimbau masyarakat agar tidak terpancing isu yang belum tentu benar dan tidak melakukan panic buying atau penimbunan LPG 3 kilogram, terutama menjelang hari besar keagamaan. Perilaku tersebut justru berpotensi menimbulkan kelangkaan semu di pasaran.

Selain itu, masyarakat diminta berperan aktif dengan melaporkan apabila menemukan dugaan penimbunan, penyaluran yang tidak tepat sasaran, maupun penjualan LPG 3 kilogram di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Tabung LPG resmi yang beredar di wilayah Jember berlabel hijau muda. Jika masyarakat menemukan tabung dengan label berbeda, segera laporkan ke Unit Tipidter Satreskrim Polres Jember,” tegas Ipda Harry Sasono.

Dengan langkah cepat dan pengawasan berkelanjutan ini, Polres Jember berharap stabilitas distribusi LPG subsidi tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.(AE)

Redaksi

membantu masyarakat mendapat informasi terbaru seputaran Jember dan sekitarnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler