Jember - Satlantas Polres Jember menghadirkan inovasi edukasi keselamatan berlalu lintas melalui program bertajuk Polantas Menyapa. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang ujian teori Satlantas Polres Jember dan menyasar para pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan pendekatan dialogis yang lebih ramah dan komunikatif, Rabu (14/1/2026).
Berbeda dari proses ujian teori pada umumnya, para pemohon SIM tidak hanya dihadapkan pada soal tertulis, tetapi juga diajak berdiskusi langsung dengan petugas kepolisian. Suasana kegiatan berlangsung santai dan terbuka, sehingga peserta merasa lebih nyaman untuk bertanya dan menyampaikan pendapat terkait aturan maupun pengalaman berlalu lintas di jalan.
Kasatlantas Polres Jember, AKP Bernadus Bagas Simamarta, menyampaikan bahwa Polantas Menyapa merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran berlalu lintas yang berkelanjutan. Ia menilai, edukasi yang disampaikan melalui komunikasi dua arah akan lebih efektif dalam membentuk pola pikir dan sikap pengendara.
Menurutnya, penegakan hukum semata tidak cukup untuk menciptakan ketertiban di jalan raya. Diperlukan pendekatan yang humanis agar masyarakat memahami bahwa aturan lalu lintas dibuat untuk melindungi semua pengguna jalan. Kedekatan antara polisi dan masyarakat menjadi kunci dalam mendorong perubahan perilaku berkendara.
Dalam sesi tersebut, petugas memberikan pemahaman mengenai rambu-rambu lalu lintas, etika berkendara, serta pentingnya saling menghormati di jalan. Peserta juga diajak menyadari bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya kewajiban aparat kepolisian.
AKP Bagas berharap, melalui program ini, para pemohon SIM dapat menginternalisasi nilai disiplin berlalu lintas sebagai kebutuhan, bukan karena rasa takut terhadap sanksi. Dengan demikian, budaya tertib dan aman di jalan raya diharapkan dapat tumbuh dari kesadaran pribadi setiap pengendara. (Nang)
