Korban Dugaan Perampasan Mobil oleh DC Didampingi Kuasa Hukum Dimintai Keterangan Polres Jember


Jember - Warga Desa Karangduren, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Khoirul Anam, kembali mendatangi Mapolres Jember untuk menjalani pemeriksaan lanjutan terkait dugaan perampasan mobil yang dialaminya. Pemeriksaan tersebut berlangsung pada Senin (12/1/2026).


Dalam pemeriksaan kali ini, Khoirul hadir bersama kedua orang tuanya serta didampingi tim kuasa hukum, Lukman Hakim SH., MH., dan Khulaifi SH. Kehadiran mereka bertujuan memenuhi panggilan penyidik guna melengkapi keterangan sebagai pelapor dalam perkara tersebut.


Dugaan perampasan mobil itu sendiri terjadi pada Rabu (7/1/2026) di rest area Jubung, Kecamatan Sukorambi, Jember. Saat itu, korban sedang makan ketika didatangi empat orang yang diduga merupakan debt collector dan langsung membawa paksa kendaraan milik korban.


Kuasa hukum korban, Lukman Hakim, menyampaikan bahwa pemeriksaan lanjutan ini difokuskan pada pendalaman kronologi kejadian serta kerugian yang dialami kliennya akibat peristiwa tersebut.


Lukman mengungkapkan, selain kehilangan kendaraan, kliennya juga kehilangan sejumlah barang berharga yang berada di dalam mobil saat peristiwa terjadi. Hingga kini, keberadaan barang-barang tersebut belum diketahui.


“Di dalam mobil terdapat perhiasan milik klien kami yang sampai sekarang belum ditemukan setelah mobil dibawa oleh para debt collector,” kata Lukman kepada wartawan usai pemeriksaan.


Ia juga menyebutkan bahwa dari empat orang terlapor, satu di antaranya diduga merupakan oknum anggota TNI Angkatan Laut yang bertugas di wilayah Grati, Kabupaten Pasuruan. Dugaan tersebut telah disertakan dalam laporan resmi kepada kepolisian.


Sementara itu, Kasatreskrim Polres Jember AKP Angga Riatma melalui Kanit Pidum Iptu Didit Ardiansyah Abdillah SH membenarkan adanya pemeriksaan lanjutan terhadap pelapor. 


Ia menegaskan kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan, termasuk pendalaman dugaan hilangnya perhiasan, serta rencana pemanggilan pihak-pihak yang diduga terlibat. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler