Jember, Crimehunternews.com – Pohon tumbang melintang di jalur lintas timur Gunung Gumitir, tepatnya di Kilometer 33, pada Selasa (13/10/2026). Kejadian tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas sehingga jalur harus ditutup sementara selama proses evakuasi berlangsung.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Jember Ipda Ratno Budi Jatmiko menyampaikan, mendapat laporan mengenai pohon tumbang tersebut dari masyarakat sekitar pukul 11.10 WIB. anggota Unit Turjawali Satlantas Polres Jember segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
"Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas langsung berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait guna mempercepat proses evakuasi pohon yang menghalangi badan jalan," kata Ipda Jatmiko yang akrab di panggil Miko.
Ipda Miko mengatakan bahwa, penanganan dilakukan bersama personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), petugas Perhutani, serta anggota lalu lintas Polsek Sempolan. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar.
"Pohon yang melintang di badan jalan menjadi hambatan bagi kendaraan yang melintas di jalur penghubung kawasan Gunung Gumitir tersebut. Kondisi ini mengharuskan petugas mengambil langkah cepat agar akses jalan dapat segera dibuka kembali," tuturnya.
Ipda Miko mengungkapkan, selama proses evakuasi berlangsung, arus lalu lintas ditutup sementara. Langkah tersebut dilakukan demi menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memberikan ruang bagi petugas untuk menyingkirkan pohon dari badan jalan.
"Anggota Satlantas Polres Jember bersama instansi terkait bekerja sama dalam proses penanganan di lokasi. Koordinasi antarpersonel menjadi bagian penting untuk mempercepat pemulihan kondisi jalan yang sempat terhalang," ungkapnya.
Setelah proses evakuasi selesai, pohon yang melintang berhasil disingkirkan sehingga badan jalan kembali dapat dilalui kendaraan. Petugas kemudian membuka kembali jalur yang sebelumnya ditutup sementara.
Ipda Miko menambahkan, setelah penanganan, arus lalu lintas di jalur lintas timur Gunung Gumitir Kilometer 33 kembali normal. Tidak ditemukan kepadatan kendaraan maupun kemacetan setelah proses evakuasi dinyatakan selesai.
Kehadiran petugas gabungan dalam penanganan tersebut merupakan bentuk respons terhadap laporan masyarakat sekaligus upaya menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas. Sinergi antara kepolisian, BPBD, dan Perhutani membantu mempercepat penanganan gangguan di jalan.
Masyarakat yang melintasi jalur Gunung Gumitir diimbau untuk tetap berhati-hati, terutama ketika cuaca buruk berpotensi menimbulkan pohon tumbang. "Pengendara juga diminta mematuhi arahan petugas apabila terjadi penanganan darurat demi keselamatan bersama," pungkasya. (Nang)
