Jember, Crimehunternews.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) terus berupaya menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini melalui program Polisi Sahabat Anak. Kegiatan tersebut dilaksanakan di TK Cut Nyak Dhien, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, pada Jumat (16/10/2026), mulai pukul 08.00 hingga 09.00 WIB.
Sebanyak 42 siswa dan siswi mengikuti kegiatan edukasi yang dikemas secara edukatif dan menyenangkan. Dalam kegiatan ini, petugas memberikan pemahaman dasar mengenai keselamatan berlalu lintas, mulai dari kewajiban dan manfaat menggunakan helm, mengenal jenis-jenis rambu lalu lintas, memahami fungsi lampu lalu lintas, hingga tata cara menyeberang jalan yang baik dan benar.
Kegiatan tersebut dipimpin Aiptu Yuri Susetyorini, S.H., selaku PS Kanit Kamsel Satlantas Polres Jember, bersama Brigpol Carina Aziza Nur Amalia, S.H., dan Brigpol Feldy Maulana, S.H., selaku Banit Kamsel Satlantas Polres Jember.
Melalui pendekatan yang ramah dan komunikatif, petugas mengajak anak-anak mengenal aturan lalu lintas dengan cara yang mudah dipahami. Selain memberikan edukasi keselamatan, kegiatan ini juga bertujuan membangun kedekatan antara kepolisian dan anak-anak agar mereka mengenal polisi sebagai sahabat, pelindung, dan pengayom masyarakat.
Kasat Lantas Polres Jember, AKP Ade Andini, S.T.K., S.I.K., M.H., menekankan pentingnya menanamkan pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas sejak usia dini. Menurutnya, pembiasaan perilaku tertib di jalan raya perlu dimulai sejak anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang disiplin dan peduli terhadap keselamatan diri maupun orang lain.
“Melalui program Polisi Sahabat Anak, kami ingin mengenalkan pentingnya keselamatan berlalu lintas kepada anak-anak sejak dini. Harapannya, mereka dapat memahami aturan dasar berlalu lintas dan membiasakan perilaku yang aman, baik saat berjalan kaki maupun ketika berkendara bersama orang tua,” demikian draf pernyataan Kasat Lantas Polres Jember.
Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam memberikan contoh nyata kepada anak-anak, seperti menggunakan helm saat berkendara, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengajarkan cara menyeberang jalan dengan aman.
Program Polisi Sahabat Anak ini menjadi salah satu bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus mendukung semangat Polisi Bersama Masyarakat melalui edukasi dan interaksi langsung dengan lingkungan pendidikan.
Satlantas Polres Jember berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini. "Dengan demikian, anak-anak tidak hanya mengenal peraturan lalu lintas, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dengan dukungan orang tua dan lingkungan sekitar," pungkasya. (Amel)
