Jember, Crimehunternews.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember terus memperkuat pendekatan kepada masyarakat melalui program “Polantas Menyapa” yang dilaksanakan pada Jum'at (11/9/2026). Kegiatan ini menjadi sarana bagi kepolisian untuk mendengar secara langsung berbagai persoalan lalu lintas yang dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Jember.
Dalam kegiatan tersebut, petugas berinteraksi dengan warga sekaligus membuka kesempatan untuk menyampaikan keluhan, saran, dan informasi terkait kondisi jalan. Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian di antaranya kepadatan arus kendaraan, kondisi ruas jalan, hingga kebutuhan fasilitas pendukung keselamatan bagi para pengguna jalan.
Kasatlantas Polres Jember AKP Ade Andini mengatakan, keterlibatan masyarakat memiliki peran penting dalam membantu kepolisian memperoleh gambaran nyata mengenai situasi lalu lintas. Menurutnya, masukan yang disampaikan warga dapat menjadi informasi tambahan dalam menentukan persoalan yang perlu mendapat perhatian.
Berbagai aspirasi yang diterima dalam program tersebut selanjutnya akan dikumpulkan dan menjadi bahan evaluasi Satlantas Polres Jember. Masukan dari masyarakat juga dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam menentukan pola pengaturan lalu lintas maupun peningkatan pelayanan sesuai kondisi di setiap wilayah.
Selain mendengarkan aspirasi, personel Satlantas juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Warga diingatkan agar selalu menaati aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengutamakan keselamatan ketika berkendara di jalan raya.
Program “Polantas Menyapa” diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu menciptakan komunikasi yang berkelanjutan antara kepolisian dan masyarakat. Melalui komunikasi tersebut, warga dapat turut memberikan informasi mengenai berbagai potensi persoalan lalu lintas yang terjadi di lingkungan mereka.
Satlantas Polres Jember menilai kerja sama dengan masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar. Partisipasi warga dinilai dapat membantu kepolisian memahami kebutuhan di lapangan sekaligus mendukung upaya membangun budaya tertib berlalu lintas.
AKP Ade Andini berharap pendekatan yang mengedepankan komunikasi langsung dan kedekatan dengan masyarakat dapat meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga keamanan serta keselamatan bersama. "Dengan adanya sinergi antara polisi dan masyarakat, upaya menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman di Kabupaten Jember diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan," pungkasnya. (Nang)
