PSHT Jember Mulai Cetak Atlet Semiprofesional Lewat Kejuaraan Sambung Bebas


Jember, Crimehunternews.com – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Jember mulai membuka jalur pembinaan atlet melalui kejuaraan sambung bebas yang digelar di Padepokan PSHT, Kecamatan Sukorambi, Minggu (30/8/2026).

Kejuaraan tersebut menjadi catatan baru bagi PSHT Jember karena untuk pertama kalinya organisasi tersebut menggelar pertandingan sambung bebas. Kegiatan ini sekaligus dirangkai dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-104 PSHT.

Ketua PSHT Cabang Jember Jono Wasinuddin mengatakan pertandingan tersebut tidak sekadar menjadi ajang adu kemampuan antar-pesilat. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk melihat potensi warga PSHT yang memiliki kemampuan dan keberanian untuk dikembangkan sebagai atlet.

Jono berharap kemampuan dasar pencak silat yang dimiliki peserta dapat menjadi modal untuk menekuni cabang olahraga pertarungan lain. Ia menyebut tinju, sambo hingga mixed martial arts (MMA) sebagai sejumlah cabang yang dapat menjadi pilihan pengembangan atlet.

“Harapannya, apa yang sampean tunjukkan di sambung bebas ini mungkin ada yang cocok dibawa ke tinju, MMA, atau tim olahraga lainnya,” kata Jono.

Ia menargetkan dari proses tersebut nantinya muncul atlet-atlet semiprofesional yang mampu membawa nama Jember di berbagai kompetisi. Karena itu, menurut Jono, pembinaan pencak silat perlu diarahkan agar tidak berhenti pada latihan internal organisasi, tetapi juga membuka peluang prestasi di arena olahraga yang lebih luas.

Dalam pelaksanaan pertandingan, Jono menekankan pentingnya keberanian yang tetap dibarengi sportivitas. Peserta diminta bertanding secara serius tanpa membawa kebencian kepada lawan, sesuai prinsip persaudaraan yang menjadi salah satu nilai utama PSHT.

“Tega lorone, ora tega patine. Hati-hati terus. Tunjukkan pertandingan yang baik, tetapi jangan punya niat untuk mencela yang lain,” ujarnya.

Pertandingan sambung bebas tersebut menggunakan aturan khusus, termasuk memperbolehkan pukulan ke bagian kepala dengan kewajiban penggunaan perlengkapan keselamatan. Jono juga meminta wasit dan juri menjalankan tugas secara objektif agar keputusan pertandingan dapat diterima semua pihak.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Jember Irfan Riambodo menilai kejuaraan tersebut memiliki potensi untuk mendukung persiapan menghadapi Porprov 2027. Ia mendorong agar proses identifikasi dan penyaringan atlet dilakukan sejak dini sehingga pembinaan dapat dimulai secara lebih terarah.

“Kita berharap penyaringan atlet, finalisasi atlet, dan basis data atlet sudah berjalan. Dengan begitu, Januari sampai Juni bisa fokus pada pembinaan melalui dukungan anggaran KONI,” tutur Irfan.

Dukungan terhadap pengembangan kejuaraan juga disampaikan Ketua IPSI Jember sekaligus Ketua DPRD Jember Ahmad Halim. Ia membuka peluang agar sambung bebas menjadi agenda tahunan dan dikembangkan di ruang publik, termasuk kemungkinan digelar di Alun-alun Kabupaten Jember. 

Halim juga memberikan apresiasi pribadi senilai Rp5 juta untuk para pemenang dan berharap para peserta nantinya mampu menyumbangkan prestasi serta medali bagi Jember pada Porprov 2027. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler