Jelang Tajemtra 2026, Polres Jember Siapkan 716 Personel dan Rekayasa Lalu Lintas

Foto: Rapat Koordinasi Lintas Sektoral persiapan pelayanan Tajemtra 2026


CRIMEHUNTERNEWS, JEMBER – Jelang pelaksanaan Gerak Jalan Tanggul–Jember Tradisional (Tajemtra) pada 5 September 2026, Polres Jember menggelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk memastikan kesiapan pengamanan, pelayanan peserta, serta kelancaran arus lalu lintas.

Rakor yang berlangsung di Mapolres Jember, Senin (31/8/2026), dihadiri sejumlah instansi dan stakeholder terkait, termasuk jajaran kepolisian dari wilayah yang dilalui rute Tajemtra, yakni Tanggul, Bangsalsari, Rambipuji, Sukorambi, Kaliwates hingga Patrang.

Rapat dipimpin Wakapolres Jember Kompol A. Effan Sulaiman bersama Kabag Ops Polres Jember Kompol Istono.

Dalam rakor tersebut disampaikan bahwa pengamanan Tajemtra akan melibatkan 716 personel, terdiri dari 526 personel Polri, 90 personel TNI, 20 personel Dinas Perhubungan dan 40 personel Satpol PP.

Selain pengamanan kamtibmas, kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas. Jalur lintas selatan akan menjadi salah satu jalur utama bagi kendaraan roda empat maupun roda dua, sementara sejumlah jalur alternatif telah disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan.

Kasat Lantas Polres Jember AKP Ade Andini menjelaskan, penutupan arus akan dilakukan secara bertahap. Dari arah Tanggul, penutupan dimulai pukul 09.00 WIB, kemudian Bangsalsari pukul 10.00 WIB. Sementara kawasan Mangli dan Alun-alun Jember akan dilakukan penutupan sekitar pukul 17.00 WIB.

Polres Jember juga menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan di sepanjang rute. Banner pengalihan arus lengkap dengan tanda panah dan keterangan jalur alternatif akan dipasang di sejumlah titik strategis.

Kapolsek Tanggul AKP Fathur menekankan pentingnya pengamanan di kawasan Klatakan. Menurutnya, tingginya mobilitas kendaraan keluar-masuk membutuhkan pengawasan lebih ketat agar tidak terjadi kericuhan maupun gangguan arus lalu lintas.

Ia mengusulkan agar kendaraan yang memiliki akses khusus dilengkapi identitas atau stiker sehingga petugas dapat melakukan penyaringan terhadap kendaraan yang diperbolehkan melintas.

Wakapolres Jember menegaskan seluruh pihak harus disiplin terhadap sistem akses yang telah ditentukan. Identitas kendaraan maupun personel harus jelas agar tidak ada pihak yang mengaku memiliki kepentingan khusus kemudian bebas keluar-masuk area pengamanan.

“Harus tegas dan wajib memiliki identitas. Jangan sampai ada yang mengaku-ngaku sehingga bisa seenaknya masuk,” tegasnya.

Penggunaan sirine kendaraan juga menjadi perhatian dalam rakor. Kepolisian meminta penggunaan sirine disesuaikan dengan kondisi dan tingkat urgensinya agar tidak mengganggu ketertiban selama pelaksanaan Tajemtra.

Dari Dinas Perhubungan Jember, Kabid Dian Eka menekankan pentingnya penempatan personel di titik-titik rawan sepanjang jalur Tajemtra. Mitigasi terhadap potensi kepadatan dan hambatan lalu lintas dinilai perlu dilakukan sejak awal.

Sementara itu, Bayu dari bagian protokol menyampaikan rencana Forkopimda untuk bersama-sama berangkat menuju Tanggul. Ia juga menilai penggunaan stiker kendaraan penting untuk mempermudah identifikasi selama kegiatan berlangsung.

Kabid PPO Disporabudpar Jember, Deta Irama Kasih, menambahkan bahwa Tajemtra tahun ini juga akan diramaikan dengan keterlibatan 28 grup drum band yang akan tampil dalam parade di depan peserta.

Selain aspek pengamanan, peserta yang menuju Tanggul menggunakan kereta api juga telah mendapat perhatian. Disiapkan tujuh gerbong dengan kapasitas sekitar 360 kursi kelas eksekutif.

Rakor lintas sektoral tersebut menjadi bagian dari evaluasi dan pematangan persiapan Tajemtra 2026. Salah satu poin penting hasil evaluasi adalah larangan penggunaan atribut perguruan silat selama kegiatan untuk menjaga ketertiban dan mencegah potensi gesekan antarkelompok.

Dengan pelibatan ratusan personel, rekayasa lalu lintas, pos pengamanan, jalur alternatif hingga pengaturan akses kendaraan, seluruh stakeholder diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik sehingga Tajemtra 2026 berjalan aman, tertib dan lancar.(AE) 

Redaksi

membantu masyarakat mendapat informasi terbaru seputaran Jember dan sekitarnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler