Jember, Crimehunternews.com - Kepolisian Resor (Polres) Jember mengimbau seluruh masyarakat untuk menjauhi segala bentuk perjudian. Masyarakat diminta tidak menjadikan judi sebagai jalan untuk mendapatkan keuntungan karena aktivitas tersebut justru dapat menimbulkan berbagai persoalan dalam kehidupan.
Kapolres Jember AKBP Alaiddin melalui Kasatreskrim Polres Jember AKP Ario Senopati Joyonegoro menegaskan bahwa perjudian dapat memberikan dampak buruk, baik terhadap kondisi ekonomi, kehidupan sosial maupun masa depan seseorang. Karena itu, masyarakat diharapkan memiliki kesadaran untuk menolak segala bentuk perjudian.
"Salah satu dampak yang paling dirasakan dari perjudian adalah kerugian secara finansial. Kebiasaan berjudi dapat membuat seseorang kehilangan uang dan menghabiskan harta yang dimiliki, sehingga kondisi ekonomi keluarga semakin sulit," kata AKP Ario. Senin (31/8/2026)
AKP Ario mengatakan, bahwa selain merusak kondisi keuangan, perjudian juga berpotensi menghancurkan keharmonisan keluarga. Ketika seseorang mengalami kerugian akibat judi, berbagai persoalan dapat muncul dan memicu pertengkaran serta mengganggu hubungan antaranggota keluarga.
"Perjudian juga dapat memicu konflik di lingkungan sosial. Kebiasaan tersebut berpotensi menimbulkan perselisihan, terutama ketika seseorang mengalami kerugian atau memiliki masalah dengan pihak lain. Dalam kondisi tertentu, perjudian juga dapat menyebabkan hilangnya kepercayaan dari keluarga maupun orang-orang terdekat," tuturnya.
Polres Jember turut mengingatkan masyarakat bahwa perjudian merupakan aktivitas yang memiliki konsekuensi hukum. Pelaku perjudian dapat dipidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam mendorong masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan bebas dari praktik perjudian. Masyarakat juga diharapkan tidak mudah tergiur dengan berbagai bentuk perjudian yang menawarkan keuntungan secara instan.
Menurut AKP Ario, perjudian pada akhirnya justru dapat menjerumuskan seseorang ke dalam kondisi yang semakin sulit. Alih-alih memperoleh keuntungan, seseorang yang terlibat judi berisiko mengalami kerugian berulang dan kesulitan untuk memperbaiki kondisi kehidupannya.
"Polres Jember mengajak masyarakat untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang positif, produktif dan bermanfaat. Dengan menjauhi perjudian, masyarakat diharapkan dapat lebih fokus membangun kehidupan, meningkatkan kesejahteraan serta menjaga keutuhan keluarga," ungkapnya.
“Tolak judi. Say no to gambling. Hidup lebih baik tanpa judi,” menjadi pesan yang disampaikan Polres Jember kepada masyarakat. Ajakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bersama mengenai bahaya perjudian dan pentingnya menjaga masa depan.
Polres Jember menegaskan bahwa masa depan tidak seharusnya dipertaruhkan melalui perjudian. "Masyarakat diminta bersama-sama menolak segala bentuk judi demi kehidupan yang lebih baik, keluarga yang harmonis, kondisi ekonomi yang sehat serta terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah Jember," pungkasnya. (Nang)
