Jember, Crimehunternews.com - Satlantas Polres Jember terus mengembangkan pola pendekatan humanis dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas. Salah satunya melalui program Polantas Menyapa yang dikemas dalam kegiatan coaching clinic dengan mengedepankan edukasi dan komunikasi langsung kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin (1/9/2026) tersebut menjadi ruang bagi petugas untuk menyampaikan pemahaman tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Tidak sekadar memberikan materi, petugas juga mengajak peserta berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang kerap ditemui saat berada di jalan raya.
Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan pemahaman mengenai teknik dasar berkendara, fungsi dan arti rambu lalu lintas, serta etika dalam berinteraksi dengan pengguna jalan lainnya. Edukasi tersebut diarahkan agar masyarakat mampu mengenali perilaku berkendara yang berisiko dan memahami pentingnya mengutamakan keselamatan.
Kasatlantas Polres Jember AKP Ade Andini menjelaskan, komunikasi secara langsung dinilai efektif untuk membangun pemahaman masyarakat. Melalui dialog dua arah, peserta dapat menyampaikan pengalaman maupun kendala yang mereka hadapi ketika berkendara, sehingga persoalan di lapangan dapat dibahas secara lebih terbuka.
"Berbagai potensi yang dapat memicu kecelakaan juga menjadi bagian dari pembahasan. Mulai dari pelanggaran aturan, perilaku kurang tertib, hingga kondisi tertentu di jalan dibahas bersama agar masyarakat dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dan aman ketika menghadapi situasi berisiko," kata AKP Ade Andini.
Menurut AKP Ade, menciptakan budaya tertib berlalu lintas tidak bisa dilakukan hanya melalui penindakan. Edukasi yang konsisten dengan pendekatan persuasif dan humanis diperlukan agar kesadaran masyarakat tumbuh dari pemahaman, bukan semata karena adanya sanksi hukum.
Satlantas Polres Jember berharap Polantas Menyapa dapat terus menjadi wadah komunikasi yang mendekatkan polisi dengan masyarakat. "Dengan penguatan edukasi mengenai keselamatan, kedisiplinan, dan etika berlalu lintas, kesadaran pengguna jalan diharapkan semakin meningkat sehingga tercipta kondisi lalu lintas di Kabupaten Jember yang lebih aman, tertib, dan nyaman," pungkasya. (Nang)
