Polisi Bongkar Mafia Solar Subsidi di Jember, Satu Orang Jadi Tersangka


Jember, Crimehunternews.id - Kasus dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di SPBU 54.681.11 Jalan Teuku Umar, Kabupaten Jember, Jawa Timur, akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian. Dalam kasus tersebut, polisi menetapkan satu orang tersangka berinisial F, warga Kecamatan Tempurejo, Jember. Jum'at (8/5/2026)


Pengungkapan kasus ini dilakukan oleh Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Jember setelah melakukan serangkaian penyelidikan terhadap aktivitas distribusi solar subsidi yang diduga tidak sesuai ketentuan.


Kanit Tipidter Satreskrim Polres Jember, Ipda Harry Sasono, mengatakan bahwa tersangka F memiliki peran penting dalam praktik penyelewengan BBM subsidi tersebut. Pelaku diketahui bertindak sebagai sopir sekaligus penjual solar subsidi untuk mendapatkan keuntungan pribadi.


Menurut Ipda Harry, dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka diduga memanfaatkan distribusi BBM bersubsidi untuk dijual kembali di luar peruntukannya. Tindakan tersebut dinilai merugikan negara serta masyarakat yang berhak mendapatkan solar subsidi.


“Penetapan tersangka berinisial F warga Tempurejo, Jember selaku sopir, penjual, dan menguntungkan diri sendiri. Pelaku saat ini kami tahan,” ujar Ipda Harry Sasono saat memberikan keterangan kepada wartawan.


Ipda Harry mengungkapkan, saat ini, penyidik masih terus mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam praktik penyelewengan tersebut. Polisi juga masih melakukan pengembangan terkait jalur distribusi dan aliran penjualan solar subsidi itu.


Selain itu, aparat kepolisian tengah melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke pihak kejaksaan. Koordinasi intensif juga terus dilakukan guna mempercepat proses hukum terhadap tersangka. “Kita masih mengumpulkan berkas dan masih berkoordinasi dengan kejaksaan,” tambah Harry.


"Kasus penyelewengan BBM subsidi menjadi perhatian serius aparat penegak hukum karena berdampak langsung terhadap distribusi energi bersubsidi bagi masyarakat. Pemerintah sendiri telah mengatur ketat penyaluran solar subsidi agar tepat sasaran," ungkapnya.


Praktik penyalahgunaan BBM subsidi tidak hanya menyebabkan kerugian negara, tetapi juga berpotensi menimbulkan kelangkaan solar di sejumlah daerah. Karena itu, pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi terus diperketat.


"Polres Jember menegaskan akan menindak tegas setiap pelaku penyalahgunaan BBM subsidi di wilayah hukumnya. Kami mengimbau masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan dugaan praktik penyelewengan serupa," pungkasnya. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler