Jember, Crimehunternews.id - Pemerintah Kabupaten Jember kembali menyalurkan program insentif bagi para guru ngaji sebagai bentuk dukungan terhadap peran tokoh keagamaan di tengah masyarakat. Kali ini, penyaluran insentif dilakukan kepada para guru ngaji secara serentak di Kabupaten Jember, seperti di Kelurahan Sumbersari dan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari. Selasa (10/3/2026)
Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam memberikan perhatian kepada para pendidik keagamaan yang selama ini berperan penting dalam membimbing serta menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual kepada generasi muda.
Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan, sebanyak 171 guru ngaji di Kelurahan Kebonsari tercatat sebagai penerima insentif pada tahap pertama penyaluran program ini. Dari jumlah tersebut, 15 di antaranya merupakan penerima dari kalangan non-Muslim.
"Setiap penerima memperoleh insentif sebesar Rp1.500.000 per orang. Dana tersebut disalurkan melalui Bank Jatim secara tunai dan dipastikan diterima oleh para penerima tanpa adanya potongan dalam bentuk apa pun," kata Bupati Jember Muhammad Fawait.
Bupati Mengungkapkan, penyaluran insentif ini diharapkan dapat memberikan motivasi serta dukungan bagi para guru ngaji untuk terus menjalankan peran mereka dalam memberikan pendidikan keagamaan di lingkungan masyarakat.
"Para guru ngaji dinilai memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui kegiatan pengajaran agama, mereka membantu menanamkan nilai-nilai akhlak, etika, dan kehidupan bermasyarakat," tuturnya.
Bupati menambahkan, Pemerintah Kabupaten Jember menilai bahwa keberadaan guru ngaji tidak hanya sebagai pengajar agama, tetapi juga sebagai pembimbing moral yang memiliki pengaruh besar dalam membangun tatanan sosial yang harmonis.
Program insentif ini juga menjadi salah satu bentuk perhatian Bupati Jember, Muhammad Fawait, terhadap para tokoh agama yang selama ini telah mendedikasikan waktunya untuk membina masyarakat.
"Melalui program tersebut, pemerintah berharap sinergi antara pemerintah daerah dan para tokoh keagamaan dapat terus terjalin dengan baik dalam upaya memperkuat nilai-nilai religius serta membangun generasi muda yang berakhlak mulia di Kabupaten Jember," ungkapnya
Sementara itu Camat Sumbersari, Deni Hadiatullah, menyampaikan bahwa pihak kecamatan turut memantau dan mendampingi proses penyaluran insentif agar berjalan dengan baik. Pendampingan ini dilakukan untuk memastikan bantuan dapat diterima langsung oleh para guru ngaji yang berhak serta sesuai dengan data yang telah ditetapkan.
"Kami akan terus mendampingi penyaluran insentif guru ngaji agar prosesnya berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujar Deni Hadiatullah. Ia menambahkan bahwa koordinasi dengan pihak terkait juga terus dilakukan untuk menghindari kendala dalam proses distribusi bantuan tersebut.
Melalui program ini, pemerintah berharap para guru ngaji semakin termotivasi dalam menjalankan tugasnya membina generasi muda. "Selain itu, dukungan ini diharapkan mampu memperkuat peran pendidikan keagamaan di tengah masyarakat serta meningkatkan kualitas pembinaan moral dan spiritual di wilayah Kecamatan Sumbersari," pungkasnya. (Nang)
