Jember, Crimehunternews.id - Pemerintah Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember kembali menggelar kegiatan sosial dengan mengajak ratusan anak yatim berbelanja kebutuhan Lebaran, Kamis (12/3/2026). Tradisi tahunan ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah desa kepada anak-anak yatim agar mereka juga dapat merasakan kebahagiaan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Tahun ini tercatat sebanyak 129 anak yatim dari berbagai dusun di Desa Sidomulyo ikut dalam kegiatan tersebut. Mereka diberi kesempatan untuk memilih sendiri berbagai kebutuhan Lebaran seperti pakaian, sepatu, sandal, tas, hingga perlengkapan ibadah.
Kepala Desa Sidomulyo, H. Kamiludin S.Kep., Ners., mengatakan bahwa kegiatan ini telah berjalan selama lima tahun berturut-turut. Program tersebut pertama kali digagas pada tahun 2022 dan terus dilaksanakan hingga sekarang.
Menurutnya, jumlah anak yatim yang mengikuti kegiatan tersebut setiap tahun terus bertambah. Hal itu menunjukkan bahwa perhatian pemerintah desa terhadap anak-anak yatim di wilayahnya semakin luas.
"Dalam program belanja kebutuhan Lebaran tersebut, setiap anak mendapatkan anggaran sebesar Rp500 ribu. Dana tersebut digunakan untuk membeli berbagai keperluan yang mereka butuhkan menjelang Lebaran," kata Kamiludin.
Kamiludin yang juga menjabat sebagai Ketua APDESI Kabupaten Jember menjelaskan bahwa sumber dana kegiatan tersebut berasal dari hasil sewa Tanah Kas Desa (TKD). Setiap tahunnya, tanah kas desa tersebut menghasilkan pendapatan sekitar Rp212 juta.
Ia menegaskan bahwa sebagian dari pendapatan desa tersebut sengaja dialokasikan untuk kegiatan sosial, khususnya membantu anak yatim di Desa Sidomulyo agar mereka dapat merasakan kebahagiaan yang sama saat menyambut hari raya.
Salah satu anak yatim yang ikut dalam kegiatan tersebut, Ilona, mengaku sangat senang karena dapat membeli baju dan perlengkapan baru untuk Lebaran. Siswi kelas 2 sekolah dasar itu mengatakan ingin membeli baju, mukena, serta sandal.
Hal senada juga disampaikan Ikbal yang memanfaatkan kesempatan itu untuk membeli tas sekolah dan baju gamis. Dari pantauan di lapangan, rombongan anak yatim berangkat menuju pusat perbelanjaan menggunakan tiga bus dan mendapatkan pendampingan serta pengawalan dari aparat Polsek dan Koramil setempat. (*)
