Foto : Kapolsek Panti di lokasi kontes ayam
CRIMEHUNTERNEWS, JEMBER – Kapolsek Panti AKP H. Agus Idham Khalid, S.Pd. angkat bicara menanggapi berbagai polemik yang berkembang di masyarakat terkait pelaksanaan kontes ayam di wilayah Kecamatan Panti. Ia menegaskan bahwa kontes ayam yang digelar bukanlah praktik perjudian, melainkan wadah positif yang justru memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
AKP Agus Idham Khalid menjelaskan, kontes ayam memiliki tujuan utama untuk mengangkat potensi UMKM lokal. Mulai dari penjualan pakan, perlengkapan ternak, hingga perputaran ekonomi pedagang kecil di sekitar lokasi kegiatan turut merasakan manfaat langsung. Bahkan, kontes ini juga membuka peluang pemasaran ayam berkualitas hingga ke luar Kabupaten Jember.
“Kontes ayam ini kami arahkan sebagai kegiatan yang positif. Selain meningkatkan nilai jual ayam kontes ke pasar yang lebih luas, kegiatan ini juga menjadi solusi untuk mengurangi praktik judi sabung ayam yang selama ini meresahkan masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, dengan mengalihkan minat masyarakat ke kontes ayam yang terorganisir dan berizin, potensi perjudian dapat ditekan secara signifikan. Dalam pelaksanaannya, pihak kepolisian memastikan tidak ada unsur taruhan, serta seluruh kegiatan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kapolsek Panti juga menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan ketat demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kehadiran aparat di lokasi kegiatan merupakan bentuk komitmen Polsek Panti dalam memastikan kontes ayam berjalan aman, tertib, dan bebas dari praktik ilegal.
“Kami pastikan tidak ada judi. Fokus kami adalah menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” pungkasnya.
Pernyataan tersebut disampaikan AKP H. Agus Idham Khalid pada Minggu (25/01/2026), sekaligus menjadi penegasan bahwa kontes ayam di Kecamatan Panti bukan hanya sekadar hobi, namun juga instrumen sosial-ekonomi yang dapat dimanfaatkan secara sehat dan bertanggung jawab.(AE)
