Crimehunternews, Jember – Memperingati Hari Jadi Kabupaten Jember, Imam Taufik (Yek Imam) selaku Ketua RAJE sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal MPJ (Masyarakat Peduli Jember) menyampaikan ucapan selamat sekaligus refleksi kritis terhadap perjalanan pembangunan Jember ke depan.
Menurut Imam Taufik, Hari Jadi Jember bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk melakukan evaluasi bersama atas kondisi sosial, ekonomi, dan moral masyarakat. Ia menekankan bahwa kemajuan daerah harus sejalan dengan keselamatan, kesejahteraan, dan ketertiban warga.
“Selamat Hari Jadi Kabupaten Jember. Ini saatnya kita tidak hanya merayakan usia, tetapi juga memperbaiki apa yang masih menjadi persoalan serius di tengah masyarakat,” ujar Imam Taufik.
Ia menyoroti sejumlah persoalan sosial yang masih membutuhkan perhatian serius, seperti peredaran minuman keras ilegal, maraknya penyakit sosial, serta perlunya penguatan kepedulian antarwarga. Menurutnya, persoalan-persoalan tersebut harus ditangani secara tegas namun tetap humanis demi menjaga masa depan generasi muda Jember.
Imam Taufik juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hari Jadi Jember sebagai titik awal memperkuat solidaritas dan gotong royong. Ia menegaskan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam mengawal kebijakan pemerintah daerah agar benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat.
“Jember akan kuat jika masyarakatnya peduli. MPJ dan RAJE akan terus hadir sebagai mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah demi Jember yang aman, bermartabat, dan sejahtera,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Imam Taufik berharap di usia Jember yang semakin matang, pemerintah dan masyarakat dapat berjalan beriringan menciptakan daerah yang lebih baik, tertib, dan berkeadilan bagi seluruh warganya.
