Ancaman Moral dan Generasi, MPJ Minta Miras dan Okerbaya Tak Lagi Dibiarkan di Jember

 

Foto : Silahturahmi bersama para ulama dan Dandim 0824, serat Danramil

CRIMEHUNTERNEWS, JEMBER – Masyarakat Peduli Jember (MPJ) mengajak para ulama, kiai, serta aparat penegak hukum TNI dan Polri untuk menindak tegas peredaran minuman keras (miras) dan obat keras berbahaya (okerbaya) yang dinilai semakin marak di Kabupaten Jember.

Ajakan tersebut disampaikan dalam pertemuan yang digelar di Aula Kodim 0824/Jember, Sabtu (10/01/2025). MPJ menilai, meskipun selama hampir satu tahun terakhir telah melakukan komunikasi dengan Bupati Jember, DPRD, serta pihak terkait, namun hingga kini peredaran miras masih terus menjamur, ditandai dengan banyaknya toko miras yang beroperasi.

Penasehat MPJ yang juga Ketua MUI Jember, KH. Abdul Haris, menegaskan bahwa peredaran miras dan okerbaya menjadi sumber berbagai bentuk kemaksiatan di tengah masyarakat.

“Minuman keras dan obat-obatan berbahaya ini adalah pintu masuk berbagai kemaksiatan. Jika ingin menyelamatkan generasi dan menjaga moral masyarakat, maka harus diberantas dari akar-akarnya,” tegas KH. Abdul Haris.

MPJ juga menyoroti fenomena sound horeg yang sebelumnya sempat viral. Disebutkan bahwa MPJ telah lebih dulu mengambil langkah dengan memanggil dan menegur para pemilik sound system karena dinilai membahayakan kesehatan pendengaran serta kerap dikaitkan dengan konsumsi minuman keras.

“Sound horeg bukan hanya mengganggu, tetapi juga berbahaya bagi pendengaran dan sering disertai dengan perilaku menyimpang akibat miras. Ini tidak boleh dibiarkan,” lanjutnya.

Sementara itu, Dandim 0824/Jember Letkol Arm. Indra Andriansyah menyatakan pihaknya menerima seluruh masukan dan saran dari para ulama dan tokoh masyarakat.

“Kami menerima aspirasi yang disampaikan para ulama dan MPJ. Kodim 0824/Jember siap mendukung dan membantu program pemberantasan peredaran miras di Kabupaten Jember sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Letkol Arm. Indra Andriansyah.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan tokoh agama sangat penting dalam menciptakan kondisi masyarakat yang aman dan kondusif.

MPJ berharap komitmen bersama ini dapat diwujudkan dalam langkah konkret dan berkelanjutan guna menekan peredaran miras, okerbaya, serta berbagai aktivitas yang meresahkan masyarakat di Kabupaten Jember.

(AE)

Redaksi

membantu masyarakat mendapat informasi terbaru seputaran Jember dan sekitarnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler