Foto: Razia di lapas kelas AII Jember
CRIMEHUNTERNEWS, JEMBER – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember memperkuat pengawasan keamanan dan pencegahan penyalahgunaan narkotika dengan menggelar razia gabungan di blok hunian, Senin (21/9/2026) malam.
Kegiatan melibatkan sejumlah Aparat Penegak Hukum (APH), yakni Kodim 0824/Jember, Polres Jember, BNN Kabupaten Lumajang serta Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jawa Timur.
Razia dilakukan dengan menyisir kamar hunian warga binaan. Petugas memeriksa sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi tempat penyimpanan barang terlarang.
Dari penggeledahan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di dalam kamar hunian. Di antaranya sendok stainless, plat besi, korek api, paku, pinset, botol kaca, gantungan baju berbahan besi, kabel, penggaris, piring kaca hingga ampelas.
Seluruh barang temuan langsung diamankan dan dicatat untuk selanjutnya diproses sesuai prosedur dan dimusnahkan.
Kalapas Jember Wahyu Susetyo mengatakan, razia tersebut merupakan bagian dari langkah deteksi dini untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.
“Razia kami lakukan secara menyeluruh dengan tetap mengedepankan prosedur keamanan. Setiap barang yang ditemukan langsung diamankan dan dicatat untuk selanjutnya dimusnahkan,” ujar Wahyu.
Tak hanya melakukan penggeledahan, Lapas Jember bersama BNN Kabupaten Lumajang juga menggelar tes urine terhadap pegawai dan warga binaan.
Pemeriksaan menggunakan alat tes urine dengan 10 indikator, meliputi PCP, SOMA, THC, MET, MIU, MDMA, MOP, COC, BZO dan AMP. Hasilnya, seluruh peserta yang menjalani pemeriksaan dinyatakan negatif.
Kepala BNN Kabupaten Lumajang AKBP Indra Brahmana mengapresiasi langkah Lapas Jember yang melibatkan APH dalam pemeriksaan dan pengawasan secara berkala.
Menurutnya, sinergi lintas instansi menjadi bagian penting dalam memperkuat pencegahan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di lingkungan pemasyarakatan.
“Sinergi seperti ini sangat penting sebagai langkah pencegahan. Pemeriksaan urine tidak hanya untuk mengetahui kondisi saat ini, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama menciptakan lingkungan Lapas yang semakin bersih dari penyalahgunaan narkotika,” kata Indra.
Lapas Jember memastikan pengawasan akan terus diperkuat melalui razia rutin, pemeriksaan berkala dan sinergi bersama APH.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga Lapas tetap aman dan kondusif, sekaligus memperkuat komitmen pemasyarakatan yang bersih dari handphone, pungutan liar dan narkotika (Halinar).(*)

