Jember, Crimehunternews.com - Sentra Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kabupaten Jember menggelar rapat konsolidasi pada Rabu, 19 Agustus 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula DPD Partai Golkar Kabupaten Jember, Jalan Bengawan Solo Nomor 1.
Rapat konsolidasi diikuti lebih dari 50 peserta yang terdiri atas jajaran pengurus, kader, serta sejumlah undangan. Hadir pula Ketua DPD Partai Golkar Jember H. Karimullah dan Ketua SOKSI Jember terpilih, Mas Tino Cahyono.
Dalam agenda tersebut, Mas Tino Cahyono secara aklamasi dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) SOKSI Kabupaten Jember untuk masa bakti 2026-2031. Terpilihnya Tino menjadi bagian dari proses konsolidasi organisasi untuk memperkuat struktur SOKSI di tingkat daerah.
Ketua DPD Partai Golkar Jember H. Karimullah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya proses konsolidasi tersebut. Ia juga memberikan ucapan selamat kepada Tino yang mendapat kepercayaan memimpin SOKSI Jember selama lima tahun ke depan.
"SOKSI memiliki posisi penting karena merupakan salah satu organisasi pendiri Partai Golkar. Karena itu, keberadaan SOKSI di daerah dinilai memiliki tanggung jawab untuk ikut memberikan perhatian terhadap kehidupan masyarakat, khususnya kelompok karyawan.," kata H Karimullah.
Ia menilai Jember memiliki potensi besar dalam sektor usaha padat karya yang dapat menjadi ruang bagi SOKSI untuk menjalankan fungsi pendampingan. Salah satu sektor yang disebut adalah usaha yang berkaitan dengan mitra tani dan kegiatan ekonomi masyarakat.
H. Karimullah juga mendorong agar SOKSI Jember membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan struktur organisasi di tingkat pusat. Menurutnya, pengalaman sejumlah kader SOKSI yang telah menduduki berbagai jabatan dapat menjadi motivasi bagi kader di daerah.
Ia berharap keberadaan SOKSI tidak hanya sebatas organisasi, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Kegiatan pendampingan terhadap rakyat dan karyawan diharapkan dapat sekaligus memperkuat peran kader dalam kehidupan sosial dan politik.
Selain menjalankan fungsi sosial, Karimullah membuka peluang bagi kader SOKSI untuk mengembangkan kapasitas politiknya. Ia mendorong kader yang memiliki kompetensi agar terus berproses sehingga ke depan dapat berkontribusi melalui lembaga legislatif.
Sementara itu, Ketua SOKSI Jember terpilih Mas Tino Cahyono menyampaikan bahwa kepengurusan yang dipimpinnya akan mengedepankan kolaborasi lintas unsur. Struktur organisasi tersebut akan melibatkan elemen TNI, Polri, serta kalangan pengusaha.
"Kolaborasi tersebut menjadi salah satu bagian dari strategi untuk membangun organisasi yang memiliki kemampuan dalam bidang kepemimpinan, kemandirian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ia menilai sinergi berbagai unsur dapat memperkuat pelaksanaan program SOKSI di Jember," tuturnya.
Untuk tahap awal, SOKSI Jember menyiapkan tiga program utama. Program pertama bergerak di bidang kemasyarakatan, dengan fokus pada pendampingan serta penguatan masyarakat dan kalangan karyawan.
Program kedua adalah pendidikan kemasyarakatan. Melalui program ini, SOKSI Jember akan memberikan pembinaan kepada generasi muda, termasuk mereka yang memiliki keinginan untuk mendapatkan pekerjaan maupun bercita-cita menjadi anggota TNI dan Polri.
Program ketiga berkaitan dengan patriotisme. Kegiatan yang dirancang mencakup pelatihan kepemimpinan, penguatan kemandirian, serta pembekalan wawasan kebangsaan bagi pengurus dan anggota SOKSI.
Tino menegaskan bahwa setiap anggota yang bergabung dengan SOKSI Jember nantinya akan mendapatkan pembekalan sebagai bagian dari proses pengembangan kapasitas.
"Dengan kepemimpinan baru periode 2026-2031, SOKSI Jember menargetkan organisasi semakin solid dan mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat serta menjadi ruang tumbuh bagi kader-kader potensial," pungkasnya. (**)
