Hari Ketiga Operasi SAR, Tiga Nelayan Puger Masih Belum Ditemukan di Perairan Paseban

 
Foto : Pencarian korban hilang hari ke tiga di pantai paseban

JEMBER – Operasi pencarian terhadap tiga nelayan asal Kecamatan Puger yang menjadi korban kecelakaan laut di Pantai Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, terus dilakukan. Memasuki hari ketiga, Jumat (21/8/2026), tim SAR gabungan kembali melakukan penyisiran di laut dan sepanjang garis pantai.

Kecelakaan bermula ketika perahu jenis jaringan bernama Pantes berangkat dari Pelabuhan Perikanan Puger pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB menuju perairan Meleman untuk mencari ikan. Dalam perjalanan kembali sekitar pukul 02.00 WIB, perahu menepi di sekitar perairan Paseban setelah awak kapal melihat cahaya yang diduga berasal dari perahu nelayan lain.

Namun, secara tiba-tiba perahu dihantam ombak dari sisi kanan. Lambung perahu mengalami kebocoran hingga akhirnya perahu terbalik.

Dari lima orang yang berada di atas perahu, satu korban, Sahwiyanto (46), warga Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, ditemukan meninggal dunia. Sementara nakhoda perahu, Samino (65), berhasil selamat.

Sedangkan tiga korban lainnya masih dalam pencarian. Mereka adalah Mujai (58), Moh. Sholihin (34), dan Samsul (45), ketiganya warga Desa Mojosari, Kecamatan Puger.

Komandan Pos TNI AL Puger Letda Laut (P) Eko Priyo Pambudi, S.H., mengatakan pencarian dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur SAR.

“Tim SAR gabungan melaksanakan pencarian dengan membagi personel menjadi dua SRU. SRU pertama melakukan pencarian secara visual di permukaan laut menggunakan _rubber boat_ Basarnas, sedangkan SRU kedua melakukan penyisiran sepanjang Pantai Paseban kurang lebih tiga kilometer,” ujarnya.

Pencarian yang dilakukan hingga pukul 17.00 WIB belum membuahkan hasil. Operasi SAR kemudian dihentikan sementara dan akan kembali dilanjutkan pada Sabtu (22/8/2026).

Eko menjelaskan, kondisi gelombang laut menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian. Tinggi gelombang dilaporkan mencapai sekitar empat meter sehingga pergerakan tim di laut harus dilakukan dengan sangat hati-hati.

“Keselamatan personel tetap menjadi prioritas. Kondisi gelombang cukup tinggi sehingga pencarian harus menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan,” jelasnya.

Operasi SAR melibatkan BPBD Kabupaten Jember, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, Polairud Polres Jember, Pos TNI AL Puger Jember, Relawan Barat Daya, Relawan Kencong, mahasiswa magang, serta masyarakat.

Tim gabungan memastikan pencarian terhadap tiga korban akan kembali dilakukan besok dengan memperluas penyisiran sesuai perkembangan kondisi di lapangan. Keluarga korban juga diharapkan mendapatkan dukungan dan bantuan logistik selama proses pencarian berlangsung.(AE) 

Redaksi

membantu masyarakat mendapat informasi terbaru seputaran Jember dan sekitarnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler