Distribusi Air Bersih di Pakusari, BPBD Jember Salurkan 9.000 Liter untuk Warga Terdampak Kekeringan

 

Foto : Pendistribusian air bersih

JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Jember kembali melakukan distribusi bantuan air bersih bagi warga terdampak bencana kekeringan di Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.30 WIB tersebut merupakan tindak lanjut hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD yang menemukan bahwa sebagian besar warga mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Sejumlah sumur warga mengalami penurunan debit air, bahkan sebagian lainnya mengeluarkan air keruh bercampur lumpur sehingga tidak layak digunakan.

Dalam kegiatan tersebut, BPBD Kabupaten Jember menyalurkan sebanyak 5.000 liter air bersih, sementara PMI Jember mendistribusikan 4.000 liter, sehingga total bantuan yang diterima masyarakat mencapai 9.000 liter air bersih. Selain itu, BPBD juga menyerahkan 20 jerigen berkapasitas 20 liter serta menyediakan tiga tandon air berkapasitas 1.200 liter untuk memudahkan distribusi kepada warga.

Bantuan tersebut difokuskan kepada warga RT 02 RW 13 dan RT 03 RW 13 Dusun Bunder yang secara keseluruhan mencapai sekitar 125 kepala keluarga yang terdampak kekeringan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, mengatakan bahwa distribusi air bersih merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan akibat musim kemarau.

"BPBD Kabupaten Jember berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Kami akan melakukan distribusi air bersih secara berkala sesuai kebutuhan, sehingga kebutuhan dasar masyarakat tetap dapat terpenuhi. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama peduli terhadap warga yang membutuhkan bantuan selama musim kemarau berlangsung," ujar Edy Budi Susilo.

BPBD Kabupaten Jember juga merekomendasikan agar distribusi air bersih dilakukan setiap dua hari sekali di empat titik tandon, terdiri dari tiga tandon milik BPBD dan satu tandon milik warga, guna memastikan ketersediaan air bersih tetap terjaga selama status siaga darurat bencana kekeringan masih berlangsung.

Kegiatan berjalan dengan lancar tanpa kendala. Distribusi bantuan melibatkan BPBD Kabupaten Jember, PMI Jember, perangkat RT/RW, media, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses penyaluran air bersih kepada warga terdampak.(*) 

Redaksi

membantu masyarakat mendapat informasi terbaru seputaran Jember dan sekitarnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler