Jember, Crimehunternews.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember terus memperkuat pelayanan publik dengan membuka ruang dialog bersama masyarakat melalui program "Polantas Menyapa". Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (20/6/2026) ini menjadi sarana bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan dan masukan terkait kondisi lalu lintas di wilayah Kabupaten Jember.
Dalam suasana yang hangat dan interaktif, masyarakat diberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan personel Satlantas. Sejumlah isu yang menjadi perhatian warga antara lain kemacetan di beberapa titik jalan, pelanggaran lalu lintas yang masih kerap terjadi, hingga kondisi sarana dan prasarana jalan yang dinilai perlu mendapat perhatian lebih lanjut.
Kasatlantas Polres Jember, AKP Bernadus Bagas Simamarta, menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya menciptakan sistem lalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan. Menurutnya, komunikasi langsung dengan warga menjadi langkah efektif untuk mengetahui berbagai kebutuhan serta harapan masyarakat.
"Kami ingin mendengar secara langsung berbagai masukan dari masyarakat. Setiap saran dan keluhan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kami di bidang lalu lintas," ujarnya.
Ia menjelaskan, hasil dialog tersebut akan dijadikan dasar dalam menentukan berbagai langkah perbaikan, termasuk optimalisasi pengaturan arus kendaraan, peningkatan pengawasan di kawasan rawan kecelakaan dan pelanggaran, serta penguatan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.
Selain menerima aspirasi, petugas juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dan disiplin dalam berkendara. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dinilai menjadi faktor penting dalam menekan angka kecelakaan serta menjaga keselamatan pengguna jalan.
Melalui program Polantas Menyapa, Satlantas Polres Jember berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat dapat semakin kuat. "Pendekatan yang mengedepankan komunikasi terbuka dan pelayanan yang humanis diyakini mampu meningkatkan kepercayaan publik sekaligus mendorong terciptanya budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Jember," pungkasnya. (Nang)
