Jember, Crimehunternews.id - Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Jember menghadirkan program "Polantas Menyapa" sebagai upaya memperkuat budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di ruang pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) Polres Jember, Selasa (1/7//2026), mengajak para pemohon SIM mengikuti dialog interaktif mengenai keselamatan berkendara.
Program tersebut menghadirkan pendekatan yang lebih humanis dalam pelayanan publik. Selain menjalani tahapan penerbitan SIM, para pemohon juga memperoleh edukasi tentang pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga etika saat berkendara, serta meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Kasatlantas Polres Jember AKP Ade Andini, mengatakan pendekatan persuasif menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang dilakukan secara santai mampu menciptakan kedekatan antara polisi dan masyarakat sehingga pesan keselamatan lebih mudah dipahami.
"Dalam sesi dialog, peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, pendapat, hingga berbagi pengalaman selama berada di jalan raya. Suasana diskusi berlangsung terbuka dan komunikatif sehingga mendorong terjadinya interaksi dua arah antara petugas dan para pemohon SIM," kata AKP Ade Andini.
AKP Ade mengatakan, tidak hanya berdialog, peserta juga mengikuti simulasi berbagai kondisi yang kerap dihadapi saat berkendara, seperti menghadapi kepadatan lalu lintas di persimpangan, menjaga jarak aman dengan kendaraan lain, serta pentingnya menggunakan helm berstandar SNI. Melalui simulasi tersebut, peserta diajak memahami bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui momentum HUT Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Jember berharap program "Polantas Menyapa" mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih disiplin dan tertib berlalu lintas. "Dengan meningkatnya kepatuhan terhadap aturan serta budaya saling menghormati di jalan, diharapkan tercipta lalu lintas yang aman, tertib, lancar, dan berkeselamatan di wilayah Kabupaten Jembe," pungkasnya. (Nang)
