CRIMEHUNTERNEWS.COM, JEMBER - Menjelang perayaan hari besar keagamaan umat Kristiani dan Katolik, Tim Satgas Saber Pangan gabungan dari Polres Jember bersama instansi terkait menggelar inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting).
Sidak yang dilaksanakan pada Kamis, 2 April 2026 ini menyasar sejumlah pasar tradisional, di antaranya Pasar Tanjung, Pasar Kreongan, dan Pasar Kranjingan.
Kanit Tipidter Polres Jember, Ipda Harry Sasono, menyampaikan bahwa hasil pengecekan di lapangan menunjukkan adanya fluktuasi harga pada beberapa komoditas.
“Dari hasil sidak yang kami lakukan, secara umum ketersediaan bahan pokok masih aman. Namun, memang ditemukan beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, bahkan ada yang melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Pemerintah (HAP),” ujarnya.
Ia menjelaskan, untuk komoditas beras premium dan medium saat ini masih relatif stabil, dengan harga premium berada di kisaran Rp14.900 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit merah tercatat masih berada di harga Rp. 77.000,- dibandingkan hari sebelumnya mulai ada penurunan.
“Untuk minyak goreng merek Minyak Kita, harga eceran masih sesuai HET. Sedangkan gula pasir, minyak curah, dan tepung terigu tidak mengalami perubahan harga,” jelasnya.
Di sisi lain, sejumlah komoditas justru mengalami penurunan harga, seperti daging sapi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, dan bawang putih.
Ipda Harry menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara intensif guna mencegah adanya praktik penimbunan maupun permainan harga di pasaran.
“Kami bersama instansi terkait akan terus melakukan pengawasan. Harapannya, stabilitas harga tetap terjaga dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang wajar, khususnya menjelang hari besar keagamaan,” pungkasnya.(Mel)
