Jember, Crimehunternews.id - Warga Kelurahan Kebon Agung, Kecamatan Kaliwates, Jember, digegerkan oleh penemuan seorang bayi perempuan di teras rumah warga pada Rabu dini hari, 11 Februari 2026, sekitar pukul 01.55 WIB.
Bayi itu ditemukan oleh Slamet Budi Santoso (46) setelah dibangunkan tetangganya yang mendengar tangisan bayi di tengah jalan yang sepi. Saat melihat kardus di teras rumah, Slamet langsung memanggil warga sekitar untuk memeriksa isinya.
Bayi perempuan tersebut masih sangat muda, dengan kulit kemerahan dan tali pusar yang telah dipotong serta dilapisi kain kasa. Kondisinya bersih dan terawat, sehingga diduga sempat mendapat perawatan awal meski identitas orang tua belum diketahui.
Di dalam kardus juga ditemukan sepucuk surat wasiat, yang kini menjadi barang bukti penting dalam penyelidikan kepolisian untuk mengungkap motif dan latar belakang pembuangan bayi tersebut.
Rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi menunjukkan sepasang pria dan wanita tiba menggunakan sepeda motor matic dari arah timur. Perempuan yang dibonceng kemudian meletakkan kardus berisi bayi di teras rumah Slamet sebelum keduanya melarikan diri ke arah timur.
Sayangnya, nomor polisi kendaraan tidak dapat diidentifikasi karena pantulan lampu motor menutupi rekaman. Meski begitu, polisi tetap menelusuri jalur pergerakan kedua pelaku melalui CCTV di area sekitar lokasi kejadian.
Kanit PPA Satreskrim Polres Jember, Ipda Alfan FS. Darma, menyatakan bayi telah dievakuasi ke Puskesmas Kaliwates untuk mendapatkan perawatan medis dan pemeriksaan kesehatan menyeluruh, dan bayi dinyatakan dalam kondisi sehat saat ditemukan.
Polisi juga tengah mengumpulkan keterangan dari warga dan saksi untuk memperkuat penyelidikan, sekaligus mencari tahu apakah bayi tersebut sempat ditangani oleh bidan atau tenaga kesehatan sebelum dibuang.
"Pihak kepolisian menegaskan akan menindaklanjuti kasus ini secara serius, termasuk menelusuri identitas dan keberadaan kedua orang tua bayi, serta motif di balik pembuangan yang diduga sudah direncanakan sebelumnya," pungkasnya. (*)
