Puluhan Warga Jember Mengadu ke Laskar Jahanam, Diduga Terancam Terlantar oleh Pemerintah Desa


Jember - Sebanyak 64 orang yang mewakili 23 kepala keluarga (KK) dari salah satu dusun di Kabupaten Jember mendatangi Markas Besar Laskar Jahanam (Jalinan Hati Anak Manusia). pada Senin malam (19/1/2026), Puluhan warga tersebut terdiri dari lansia, orang dewasa, hingga remaja yang mengaku nasibnya terancam terlantar.


Kedatangan mereka bertujuan untuk mengadukan kondisi yang tengah dialami akibat kebijakan yang diduga dilakukan oleh salah satu pemerintah desa di wilayah Kabupaten Jember. Para warga merasa tidak mendapatkan kejelasan dan perlindungan atas hak-hak mereka sebagai warga desa. Selasa (20/1/2026)


Ketua Laskar Jahanam, Dwi Agus, membenarkan adanya pengaduan tersebut. Ia menyampaikan bahwa para perwakilan warga datang dengan membawa keresahan dan kekhawatiran terhadap masa depan tempat tinggal serta keberlangsungan hidup mereka.


Menurut Dwi Agus, para warga mengaku berada dalam kondisi tertekan karena adanya dugaan tindakan dari pemerintah desa yang berpotensi menyebabkan mereka kehilangan tempat tinggal dan akses terhadap kehidupan yang layak. Hal ini dinilai sebagai bentuk persoalan serius yang tidak boleh diabaikan.


"Laskar Jahanam menyatakan akan menampung seluruh aduan warga dan berkomitmen untuk mengawal persoalan tersebut. Organisasi ini juga berencana melakukan langkah-langkah advokasi agar hak-hak warga dapat terlindungi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," ungkapnya. 


Sementara itu, warga berharap agar pemerintah daerah dan pihak terkait segera turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan ini secara adil dan transparan, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang merasa terancam terlantar di wilayah Kabupaten Jember. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler