Polantas Menyapa Hadirkan Dialog Humanis di Layanan SIM Polres Jember


Jember - Suasana pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Polres Jember kini terasa lebih hangat dan bersahabat. Melalui program Polantas Menyapa, para pemohon SIM disambut dengan pendekatan yang lebih manusiawi, sehingga ruang pelayanan tidak lagi identik dengan ketegangan saat mengikuti ujian teori. Rabu (21/1/2026)


Dalam program tersebut, pemohon SIM tidak hanya diuji pemahamannya tentang aturan lalu lintas, tetapi juga diajak berdialog secara santai mengenai pentingnya keselamatan di jalan raya. Percakapan ringan menjadi sarana untuk menanamkan kesadaran bahwa berlalu lintas bukan sekadar mematuhi aturan, melainkan juga soal saling menghargai antar pengguna jalan.


Pendekatan ini membuka cara pandang baru bagi masyarakat. Hal-hal sederhana seperti menggunakan lampu sein, berhenti sebelum garis zebra cross, atau memberi kesempatan pejalan kaki menyeberang dijelaskan sebagai bentuk empati yang dapat mencegah kecelakaan dan menciptakan ketertiban bersama.


Kasatlantas Polres Jember, AKP Bernadus Bagas Simamarta, melalui Baur SIM Unit Regident Satlantas Polres Jember, Aiptu Efni Fahrizal Abadi, menyampaikan bahwa komunikasi yang persuasif dinilai lebih efektif dalam membangun kesadaran berlalu lintas dibandingkan pendekatan yang kaku dan menekankan sanksi.


Menurut Aiptu Efni, suasana dialog tanpa tekanan membuat pemohon SIM merasa lebih dihargai. Mereka diberikan ruang untuk bertanya, menyampaikan pendapat, hingga berbagi pengalaman di jalan raya, sehingga proses pembelajaran berlangsung dua arah.


Melalui Polantas Menyapa, Satlantas Polres Jember berharap hubungan antara polisi dan masyarakat semakin dekat. "Dengan pemahaman yang tumbuh dari kesadaran, diharapkan para pemohon SIM dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas demi terciptanya jalan raya yang aman dan nyaman bagi semua," pungkasnya. (Nang)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler