Crimehunternews, Jember - Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kabupaten Jember yang baru dilantik sejak Januari 2026, Bobby Arie Sandi, menggelar pertemuan dengan para pengurus Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Jember, Senin(19/01/26). Dalam pertemuan tersebut, Bobby memaparkan arah pengembangan destinasi pariwisata dan olahraga yang kini telah digabungkan dalam satu perangkat daerah.
Bobby menjelaskan bahwa pengembangan sektor pariwisata Jember tidak dapat dilepaskan dari latar belakang sejarah daerah. Ia mengungkapkan, sejak masa kolonial Belanda, Jember telah dikenal sebagai kota pendidikan dan perkebunan, yang hingga kini menjadi fondasi penting dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, pada era tersebut Jember berkembang sebagai wilayah strategis dengan perkebunan besar seperti tembakau, kopi, dan karet. Keberadaan sektor perkebunan itu turut mendorong lahirnya lembaga-lembaga pendidikan guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja dan administrasi, sehingga membentuk identitas Jember sebagai daerah dengan tradisi edukasi yang kuat.
“Sejarah ini menjadi modal besar bagi Jember untuk mengembangkan pariwisata berbasis edukasi, sejarah, dan budaya. Tidak hanya wisata alam, tetapi juga wisata yang memberikan nilai pembelajaran,” ujar Bobby Arie Sandi di hadapan pengurus KORMI.
Lebih lanjut, Bobby menegaskan bahwa dalam pengelolaan potensi pariwisata dan olahraga, terdapat perbedaan mendasar antara standar pengolahan yang dilakukan oleh pihak swasta dan pemerintah. Menurutnya, sektor swasta cenderung lebih fleksibel dan cepat dalam pengambilan keputusan karena berorientasi pada efisiensi dan keuntungan.
Sementara itu, pengelolaan oleh pemerintah harus mengikuti regulasi yang ketat, prosedur administrasi berlapis, serta prinsip akuntabilitas dan transparansi karena berkaitan langsung dengan penggunaan anggaran publik. “Standar pengolahan untuk swasta dan pemerintah sangat berbeda, namun keduanya memiliki peran penting dan saling melengkapi,” tegasnya.
Melalui penggabungan urusan kepemudaan, olahraga, dan pariwisata, Bobby berharap ke depan terjalin sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, KORMI, dan sektor swasta. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mengemas potensi sejarah, pendidikan, olahraga rekreasi, dan perkebunan secara profesional dan berkelanjutan, sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat Kabupaten Jember.(**)
