Jember, Crimehunternews.com - Kabupaten Jember kembali menunjukkan eksistensinya sebagai pusat industri cerutu nasional melalui penyelenggaraan JKCI Festival 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026 tersebut digelar di Cafe Tebing Botani dan Pantai Watu Ulo dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari dalam maupun luar negeri.
Festival ini menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi cerutu Jember kepada pasar global. Tidak hanya menampilkan produk unggulan, kegiatan tersebut juga menghadirkan pengalaman mengenai proses lahirnya cerutu premium, mulai dari budidaya tembakau hingga tahap produksi.
Sejumlah pelaku industri cerutu, akademisi, mitra bisnis, serta pemerhati industri tembakau turut ambil bagian dalam festival tersebut. Kehadiran mereka menjadi ruang untuk memperkuat jejaring sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas.
Daya tarik JKCI Festival 2026 semakin meningkat dengan hadirnya sembilan warga negara asing yang datang langsung ke Kabupaten Jember untuk mengikuti rangkaian kegiatan. Kehadiran tamu internasional tersebut menunjukkan meningkatnya perhatian dunia terhadap kualitas cerutu asal Jember.
Direktur Utama JKCI, Imam, mengatakan bahwa penyelenggaraan tahun ini menjadi salah satu yang paling berkesan karena mampu menghadirkan peserta dari berbagai negara.
"Sebanyak sembilan warga negara asing hadir langsung ke Jember untuk mengikuti JKCI Festival 2026. Ini menjadi kebanggaan sekaligus menunjukkan bahwa cerutu Jember memiliki daya tarik internasional. Event seperti ini bukan hanya mengenalkan produk, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah," ujar Imam.
Menurut Imam, festival tersebut bukan sekadar ajang promosi produk, melainkan juga menjadi sarana memperkenalkan potensi Kabupaten Jember sebagai daerah penghasil cerutu premium yang telah memiliki reputasi di pasar internasional.
Ia menilai, semakin banyaknya pelaku industri dan pembeli potensial yang datang ke Jember akan membuka peluang ekspor yang lebih besar sekaligus memperluas jaringan bisnis industri cerutu nasional.
Selain berdampak pada sektor industri, penyelenggaraan festival juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Aktivitas kunjungan peserta dan wisatawan turut menggerakkan berbagai sektor usaha lokal.
Perputaran ekonomi dirasakan oleh pelaku transportasi udara, perhotelan, restoran, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga destinasi wisata yang menjadi tujuan para tamu selama berada di Jember.
Pemilihan Cafe Tebing Botani dan Pantai Watu Ulo sebagai lokasi kegiatan juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi wisata Kabupaten Jember kepada tamu dari berbagai daerah maupun mancanegara.
Melalui konsep yang memadukan industri, pariwisata, dan promosi budaya lokal, JKCI Festival 2026 diharapkan mampu memberikan pengalaman berbeda bagi peserta sekaligus memperkuat citra Jember sebagai destinasi unggulan berbasis komoditas tembakau.
Selama ini Jember dikenal sebagai salah satu daerah penghasil tembakau berkualitas tinggi di Indonesia. Keunggulan tersebut menjadi fondasi penting dalam menghasilkan cerutu premium yang mampu bersaing di pasar global.
Kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan masyarakat dinilai menjadi faktor utama dalam menjaga keberlanjutan industri cerutu sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah.
Melalui JKCI Festival 2026, Kabupaten Jember kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat identitas sebagai Kota Cerutu Indonesia bertaraf internasional, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan industri kreatif, perdagangan, dan sektor pariwisata. (*)
